Pompa Air Shimizu Mati Total Mendadak? Ini Cara Memperbaikinya!
Share
Pompa air Shimizu mati total biasanya ditandai mesin tidak berputar dan tidak terdengar suara motor meskipun listrik sudah dinyalakan.
Pada kondisi lain, pompa awalnya bekerja normal tetapi tiba-tiba berhenti di tengah penggunaan.
Penyebabnya tidak selalu berasal dari motor yang rusak. Bisa jadi karena aliran listrik terputus hingga kapasitor yang bermasalah.
Karena itu, cara memperbaiki pompa air Shimizu mati total sebaiknya dilakukan bertahap dari bagian paling sederhana sebelum membongkar komponen motor.
Mari simak panduannya!
Apa yang Harus Dilakukan Jika Pompa Air Tidak Berfungsi?
Pertama, pastikan dulu masalahnya benar-benar berada pada mesin pompa. Periksa apakah listrik rumah menyala, MCB tidak turun, dan steker pompa masih terpasang dengan baik.
Setelah itu, perhatikan respons pompa ketika dinyalakan. Mesin yang benar-benar diam memiliki kemungkinan masalah berbeda dari pompa yang masih mengeluarkan suara dengung.
Jika motor terdengar bekerja tetapi air tidak keluar, jangan langsung menganggap pompa mati total. Kondisi tersebut lebih mungkin berkaitan dengan sistem hisap.
Hentikan pemeriksaan jika terlihat kabel meleleh, tercium bau gosong, atau MCB terus turun. Kondisi tersebut memerlukan pemeriksaan kelistrikan lebih lanjut.
Baca Juga: MCB Sering Turun padahal Tidak Dipakai? Ini Penyebab & Solusinya
Penyebab Pompa Air Shimizu Mati Mendadak

Penyebab Pompa Air Shimizu Mati Mendadak | Picture by Freepik
Apa yang menyebabkan mesin pompa air tiba-tiba mati? Penyebabnya bisa ditemukan dari sumber listrik sampai komponen internal motor.
Berikut beberapa bagian yang perlu diperiksa:
1. Listrik ke Pompa Terputus
Mulailah dari sumber listrik karena pompa tidak akan memberikan respons jika suplai dayanya terputus.
Periksa MCB dan stopkontak yang digunakan. Kamu juga bisa mencoba perangkat lain yang kondisinya baik pada stopkontak tersebut untuk memastikan listrik tersedia.
2. Steker atau Kabel Pompa Bermasalah
Kabel yang tertekuk berulang, sambungan longgar, atau bagian konduktor yang putus dapat membuat listrik tidak mencapai motor.
Kabel dan sambungan yang rusak sebaiknya diperbaiki dengan komponen yang sesuai. Jangan hanya menutupnya dengan isolasi lalu menggunakan pompa kembali.
3. Pressure Switch Tidak Menghubungkan Listrik
Pada pompa otomatis, pressure switch bertugas membantu mengatur kapan motor menyala dan berhenti berdasarkan kondisi tekanan.
Kontak di dalam pressure switch dapat mengalami masalah akibat keausan. Akibatnya, tekanan air sudah turun tetapi motor tetap tidak mendapatkan listrik untuk menyala.
4. Thermal Protector Memutus Arus
Beberapa pompa memiliki komponen ini yang bekerja untuk memutus arus ketika motor mengalami overheating.
Cari penyebab motor terlalu panas karena kondisi tersebut dapat merusak gulungan dan komponen lainnya.
5. Kapasitor Lemah atau Rusak
Kapasitor yang bermasalah juga dapat menyebabkan motor kesulitan memulai putaran. Gejalanya berupa pompa terdengar berdengung, tetapi motor tidak berputar. Kapasitor juga dapat terlihat menggembung atau menunjukkan bekas panas.
6. Rotor Macet
Kotoran dan karat dapat membuat putaran menjadi berat. Motor kemudian hanya berdengung atau berhenti bekerja karena tidak mampu memulai putaran dengan normal.
7. Gulungan Motor Rusak
Jika suplai listrik dan komponen pendukung sudah diperiksa tetapi pompa tetap tidak bekerja, kerusakan dapat berada pada gulungan motor.
Gulungan bisa mengalami hubungan pendek akhirnya putus setelah pemakaian lama. Kerusakan motor seperti ini sebaiknya diperiksa teknisi listrik profesional.
Cara Memperbaiki Pompa Air Shimizu Mati Mendadak

Cara Memperbaiki Pompa Air Shimizu Mati Mendadak | Picture by Freepik
Cara memperbaiki mesin pompa air Shimizu mati total dimulai dengan mengeliminasi penyebab satu per satu.
Jangan langsung membuka dinamo karena masalahnya bisa saja berasal dari suplai listrik atau sistem otomatis.
Adapun beberapa cara memperbaiki pompa air Shimizu mati mendadak yaitu:
1. Periksa MCB dan Sumber Listrik
Pastikan MCB dalam posisi normal dan listrik tersedia pada bagian rumah tempat pompa dipasang.
Jika MCB langsung turun setiap kali pompa dinyalakan, masalahnya bisa jadi ada pada sistem kelistrikan yang perlu diperiksa lebih lanjut.
2. Periksa Steker dan Kabel Pompa
Cabut steker sebelum memeriksa kondisi fisik kabel. Cari bagian yang terkelupas atau terjepit di dekat steker dan badan mesin.
Jika kerusakannya berada pada kabel internal atau terminal motor, sebaiknya jangan melakukan sambungan sementara yang tidak sesuai.
3. Dengarkan Respons Motor Saat Dinyalakan
Setelah pemeriksaan visual selesai, perhatikan apa yang terjadi ketika pompa mendapat listrik. Apabila tidak ada suara sama sekali, pemeriksaan selanjutnya lebih mengarah pada jalur listrik.
Jika terdengar dengung tetapi rotor tidak berputar, masalahnya bisa ada pada kapasitor. Matikan kembali pompa jika motor hanya berdengung dan tidak berhasil berputar.
4. Periksa Pressure Switch pada Pompa Otomatis
Jika menggunakan pompa Shimizu otomatis, pressure switch dapat diperiksa setelah sumber listrik benar-benar diputus.
Buka cover secukupnya untuk melihat apakah terdapat bagian yang bermasalah. Untuk membuka cover, gunakan Tekiro TPR Screwdriver agar mata obeng tidak mudah selip saat dibuka.
Jangan mengatur pegas pressure switch secara sembarangan karena perubahan setelan dapat mengubah tekanan kerja sistem.
5. Biarkan Pompa Dingin Jika Mati Saat Panas
Bagaimana cara memperbaiki pompa air panas mati sendiri? Matikan sumber listrik dan biarkan mesin mendingin terlebih dahulu.
Namun ini bukan perbaikan dengan sendirinya. Penyebab pompa air kalau panas mati sendiri tetap perlu dicari, seperti beban motor terlalu berat atau gangguan pada komponen kelistrikan.
6. Periksa Apakah Rotor Macet
Rotor yang sulit bergerak dapat berkaitan dengan bearing, kotoran, atau bagian internal yang bergesekan. Jangan memukul poros untuk memaksanya berputar karena dapat membuat shaft bengkok.
7. Periksa Kapasitor Jika Motor Hanya Berdengung
Jika listrik masuk tetapi motor hanya berdengung, coba periksa kapasitor. Bagian ini perlu diganti apabila sudah rusak dengan tipe yang sesuai.
8. Bawa ke Teknisi Jika Motor Tetap Mati Total
Kalau komponen Shimizu tidak menunjukkan masalah tetapi motor tetap tidak bekerja, pemeriksaan sebaiknya dilanjutkan oleh teknisi.
Teknisi dapat mengukur kondisi gulungan motor dan menentukan apakah terdapat kabel internal putus atau kerusakan komponen lainnya.
Baca Juga: Cara Mengatasi Sanyo Tidak Keluar Air, Kapan Harus Ganti?
Apakah Pompa Air Shimizu Mati Total Bisa Diperbaiki?
Pompa air Shimizu mati total masih bisa diperbaiki selama sumber kerusakannya dapat ditemukan dan komponen yang bermasalah masih memungkinkan diganti atau diperbaiki.
Misalnya, masalah sederhana seperti kabel, terminal, pressure switch, kapasitor, atau komponen mekanis tertentu biasanya tidak perlu beli unit pompa baru.
Namun, pertimbangannya berbeda jika motor sudah mengalami kerusakan berat, sehingga biaya perbaikannya sudah terlalu besar dibanding kondisi pompa.
Tips Mencegah Pompa Air Shimizu Mati Mendadak
Supaya ke depannya pompa air Shimizu tidak bermasalah, sebaiknya kamu terapkan tips-tips berikut agar pompa tetap berfungsi maksimal:
- Periksa Kabel Secara Berkala: Pastikan kabel pompa tidak terkelupas atau rusak.
- Cek Sambungan Listrik: Pastikan sambungan kabel tidak longgar saat pompa digunakan.
- Jaga Sumber Air: Hindari menjalankan pompa ketika sumber air sudah habis.
- Perhatikan Suara Mesin: Segera periksa pompa jika muncul suara yang tidak biasa.
- Jaga Ventilasi Motor: Pastikan area sekitar motor tidak tertutup barang.
- Periksa Pressure Switch: Cek komponen ini jika pompa otomatis tidak merespons dengan normal.
- Hindari Memaksa Pompa: Matikan mesin jika motor hanya berdengung tanpa berputar.
- Waspadai Bau Gosong: Segera matikan pompa jika tercium bau terbakar.
- Lakukan Servis Jika Masalah Berulang: Periksa pompa jika mesin sering mati mendadak.
Atasi Masalah Pompa Air di Rumah dengan Peralatan yang Sesuai!
Pengecekan awal pompa air sebenarnya masih bisa kamu lakukan sendiri di rumah tanpa langsung membawanya ke tempat servis.
Pastikan aliran listrik sudah benar-benar terputus sebelum membuka bagian pompa. Untuk memudahkan pengecekan, siapkan hand tools yang sesuai dengan bagian yang akan dibuka.
Misalnya, gunakan Tekiro TPR Screwdriver PH2 x 125 mm untuk membuka cover yang menggunakan sekrup plus PH2.
Kalau belum punya peralatan yang lengkap, kamu bisa mendapatkannya di FIXCOMART yang harganya lebih murah daripada di e-commerce maupun toko fisik, karena ada voucher diskon pembelian pertama siap pakai.
Dengan hand tools yang lengkap, kamu akan bisa lebih leluasa mengecek pompa sebelum menentukan apakah masalahnya dapat ditangani sendiri atau perlu dibawa ke teknisi.
FAQ
Untuk memahami lebih lanjut seputar masalah pompa air Shimizu mati mendadak, coba simak jawaban dari masalah-masalah yang sering muncul berikut:
1. Apa yang Menyebabkan Mesin Pompa Air Tiba-tiba Mati?
Mesin pompa air dapat tiba-tiba mati karena listrik terputus, sambungan kabel bermasalah, pressure switch tidak bekerja, thermal protector aktif, atau terdapat kerusakan pada motor.
2. Pompa Air Shimizu Mati Total, Apa Penyebabnya?
Pompa air Shimizu mati total dapat disebabkan oleh suplai listrik yang tidak sampai ke motor, kabel atau terminal putus, pressure switch bermasalah, hingga kerusakan pada gulungan motor.
3. Mengapa Pompa Air Saya Mati Sendiri Jika Panas?
Pompa yang mati saat panas dapat terjadi karena thermal protector memutus arus akibat overheating. Jika mesin bisa menyala lagi setelah dingin, cari penyebab panas berlebih dan jangan membypass komponen pengamannya.
4. Apa yang Harus Dilakukan Jika Pompa Air Tidak Berfungsi?
Periksa sumber listrik, MCB, steker, dan respons motor terlebih dahulu. Jika terdapat bau gosong, asap, atau MCB terus turun ketika pompa dinyalakan, hentikan penggunaan dan lakukan pemeriksaan lebih lanjut.
5. Bagaimana Cara Mengatasi Mesin Pompa Air Mati Hidup?
Cara mengatasi mesin pompa air mati hidup tergantung polanya karena masalah dapat berasal dari pressure switch, sambungan listrik, atau thermal protector yang aktif akibat mesin terlalu panas.
6. Apakah Kapasitor Rusak Bisa Membuat Pompa Air Tidak Menyala?
Bisa, terutama jika kapasitor tidak lagi mampu membantu motor memulai putaran. Gejala yang sering muncul adalah motor terdengar berdengung tetapi tidak berhasil berputar.
7. Apakah Pompa Shimizu yang Mati Total Harus Diganti?
Tidak selalu karena kerusakan pada kabel, pressure switch, atau kapasitor masih mungkin diperbaiki dengan mengganti komponen yang bermasalah. Penggantian unit lebih layak dipertimbangkan jika motor dan beberapa komponen utama sudah mengalami kerusakan berat.















