Perbedaan Bor 13mm dan 10mm, Baca Dulu sebelum Beli!
Share

Saat membeli perkakas, kamu mungkin akan menemukan pilihan bor listrik dengan ukuran chuck 13 mm dan 10 mm.
Bagi pemula, perbedaan ukuran ini bisa membuat bingung, terutama ketika keduanya terlihat memiliki fungsi yang hampir sama.
Padahal, kapasitas chuck dapat memengaruhi hasil pekerjaan. Maka agar kamu tidak salah beli, mari simak perbedaan bor 13mm dan 10mm sebelum menentukan pilihan, sekaligus rekomendasi bor listrik yang bisa kamu pertimbangkan!
Perbedaan Bor 13mm dan 10mm

Perbedaan Bor 13mm dan 10mm | Picture by Inside Woodworking
Perbedaan bor 13mm dan 10mm tidak hanya terletak pada ukuran kepala bornya. Kapasitas chuck juga menentukan ukuran shank mata bor yang dapat dipasang.
Kalau masih bingung, mari simak perbedaan bor 13mm dan 10mm berdasarkan enam aspek berikut:
1. Kapasitas Chuck
Bor 10 mm memiliki chuck dengan kapasitas maksimal sekitar 10 mm, sehingga dapat digunakan untuk mata bor dengan diameter atau shank hingga ukuran tersebut.
Sedangkan, bor 13 mm memiliki chuck yang dapat menerima mata bor dengan ukuran hingga 13 mm.
Namun, kapasitas chuck tidak berarti lubang yang dihasilkan selalu harus berukuran sama dengan angka tersebut. Ukuran lubang tetap bergantung pada jenis mata bor.
2. Tenaga dan Torsi
Secara umum, bor 13 mm lebih banyak ditemukan pada mesin dengan beban tinggi. Pasalnya motornya dirancang untuk menghasilkan torsi yang lebih besar.
Kalau bor 10 mm umumnya dibuat lebih ringkas dan ditujukan untuk pekerjaan ringan hingga menengah.
3. Mode Pengeboran
Beberapa bor 13 mm dilengkapi mode hammer yang memberikan hentakan saat mata bor berputar, sehingga lebih ideal untuk mengebor material seperti bata atau beton ringan.
Di sisi lain, banyak juga bor 10 mm yang hanya menawarkan mode pengeboran biasa. Bor 10 mm sudah cukup untuk mengebor kayu, plastik, atau logam.
4. Kecepatan Putar
Setiap produk memiliki rentang RPM yang berbeda. Untuk bor 13 mm dapat memiliki RPM maksimum yang tinggi sekaligus torsi yang lebih besar.
Bor 10 mm juga dapat memiliki RPM tinggi, terutama pada model cordless yang dirancang untuk pekerjaan ringan dan presisi.
5. Bobot dan Kemudahan Penggunaan
Bor 10 mm umumnya memiliki bodi yang lebih ringkas sehingga lebih mudah dibawa dan digunakan dalam waktu lama.
Sebaliknya, bor 13 mm memiliki bodi yang lebih besar karena dapat dilengkapi fitur tambahan guna mendukung pekerjaan berat.
6. Harga dan Peruntukan
Dari sisi harga, bor 10 mm umumnya lebih ekonomis karena banyak ditujukan untuk kebutuhan rumah tangga, sedangkan bor 13 mm biasanya memiliki harga lebih tinggi.
Tabel Perbandingan Bor 13mm vs 10mm
Setelah melihat keenam aspek tersebut, terlihat bahwa bor 10 mm lebih pas untuk pekerjaan ringan.
Sebaliknya, bor 13 mm menawarkan kapasitas chuck yang lebih besar untuk pekerjaan yang lebih berat.
Agar semakin paham antara perbedaan bor 13mm dan 10mm, mari simak tabel perbandingan berikut:
|
Aspek |
Bor 10 mm |
Bor 13 mm |
|
Kapasitas Chuck |
Hingga 10 mm |
Hingga 13 mm |
|
Ukuran Bodi |
Lebih ringkas |
Lebih besar |
|
Bobot |
Lebih ringan |
Lebih berat |
|
Tenaga |
Bisa untuk pekerjaan ringan hingga menengah |
Cocok untuk pekerjaan menengah hingga berat |
|
Mode |
Kebanyakan model hanya memiliki drill biasa |
Beberapa model memiliki drill dan hammer |
|
Material |
Kayu, plastik, dan logam ringan |
Kayu, logam, dan masonry |
|
Mobilitas |
Mudah digunakan di area sempit |
Stabil pada pekerjaan berat |
|
Harga |
Lebih terjangkau |
Lebih mahal |
Baca Juga: 7 Perbedaan Hammer Drill dan Impact Drill, Jangan Sampai Salah Pilih!
Kegunaan Bor 13mm dan 10mm

Kedua ukuran bor ini dapat digunakan untuk berbagai pekerjaan. Perbedaannya terletak pada kapasitas yang membuat masing-masing lebih sesuai untuk kebutuhan tertentu.
Adapun kegunaan kedua jenis bor ini yaitu:
Kegunaan Bor 10mm
- Mengebor Kayu: Pilih mata bor kayu untuk membuat lubang pada furnitur atau material kayu.
- Mengebor Plastik: Bor 10 mm dapat digunakan untuk membuat lubang pada plastik.
- Mengebor Logam Ringan: Gunakan mata bor HSS dan kecepatan yang sesuai ketika mengerjakan material logam.
- Memasang Furnitur: Bor 10 mm praktis untuk membuat lubang atau memasang sekrup pada berbagai pekerjaan perakitan.
- Pekerjaan di Ruang Sempit: Ukurannya yang lebih ringkas membuat bor 10 mm lebih mudah digunakan di area terbatas.
Kegunaan Bor 13mm
- Mengebor Material Masonry: Pilih model dengan mode hammer dan mata bor masonry untuk mengebor bata atau beton.
- Membuat Lubang Lebih Besar: Kapasitas chuck hingga 13 mm memungkinkan penggunaan mata bor dengan shank yang lebih besar.
- Pekerjaan Bengkel: Bor 13 mm dapat digunakan untuk pekerjaan bengkel yang membutuhkan fleksibilitas mata bor.
- Mengebor Logam: Gunakan mata bor khusus logam dengan RPM dan kapasitas sesuai material.
Bor 10mm atau 13mm, Mana yang Sebaiknya Dipilih?
Pilihan antara bor 10 mm dan 13 mm sebaiknya disesuaikan dengan pekerjaan yang kamu lakukan.
Jika kebutuhanmu adalah membuat lubang pada kayu, plastik, atau logam ringan, maka bor 10 mm sudah cukup dan biasanya lebih praktis untuk digunakan.
Namun sebaiknya pilih bor 13 mm jika kamu akan menggunakannya untuk pekerjaan yang lebih berat.
Model 13 mm dengan mode hammer juga dapat menjadi pilihan jika kamu perlu mengebor bata atau beton.
Jadi, bukan berarti bor 13 mm selalu lebih baik daripada bor 10 mm. Keduanya perlu dipilih berdasarkan spesifikasi dan kebutuhan.
Rekomendasi Bor 13mm dan 10mm yang Awet
Setelah mengetahui perbedaannya, kamu bisa mempertimbangkan beberapa produk berikut sesuai kebutuhan.
Produk-produk di bawah ini bisa kamu dapatkan di FIXCOMART. Adapun rekomendasi bor yang bagus dan awet yaitu:
1. RYU Paket Murah Set Bor 13 mm RID 13-1 RE Mata Bor 41 Pcs

RYU Paket Murah Set Bor 13 mm RID 13-1 RE Mata Bor 41 Pcs
Harga: Mulai dari Rp400.000
RYU RID 13-1 RE merupakan bor 13mm terbaik dengan daya 600 W, sehingga memungkinkan kecepatan tanpa bebannya mencapai 2.800 RPM.
Paketnya sudah dilengkapi 41 pcs mata bor dan mata obeng untuk berbagai kebutuhan. Set ini dapat digunakan untuk pekerjaan besi, kayu, dan tembok.
Spesifikasi:
- Diameter bor besi maksimal: 13 mm
- Daya: 600 W
- Kapasitas chuck: 13 mm
- Kecepatan tanpa beban: 2.800 RPM
Apa yang Termasuk?
- Termasuk 11 mata bor besi HSS
- Termasuk 4 mata bor beton masonry
- Termasuk 4 mata bor kayu
- Termasuk berbagai mata obeng, hex key, countersink, dan bit holder
2. RYU Mesin Bor Cordless RCD 12V Set 2 Mesin Bor Baterai

RYU Mesin Bor Cordless RCD 12V Set 2 Mesin Bor Baterai
Harga: Mulai dari Rp700.000
Rekomendasi berikutnya yaitu RYU RCD 12V yang merupakan bor cordless dengan chuck berukuran 0,8–10 mm.
Produk ini menggunakan baterai Li-ion 1,5 Ah dan menyediakan dua tingkat kecepatan hingga 1.300 RPM. Paketnya sudah dilengkapi 2 baterai jadi langsung siap pakai.
Spesifikasi:
-
Ukuran chuck: 0,8–10 mm
- Tegangan: 12 V
- Baterai: Li-ion 1,5 Ah
- Kecepatan tanpa beban 1: 0–350 RPM
- Kecepatan tanpa beban 2: 0–1.300 RPM
Apa yang Termasuk?
- Termasuk 2 baterai
- Termasuk charger
- Termasuk box case
- Termasuk 3 mata obeng
- Termasuk 3 mata bor
3. Ryu Cordless Drill RCD 12V-1

Ryu Cordless Drill / Mesin Bor Baterai RCD 12V-1
Harga: Mulai dari Rp450.0000
Ryu RCD 12V-1 juga dapat kamu jadikan pilihan untuk pengguna yang membutuhkan bor cordless dengan kapasitas chuck hingga 10 mm.
Produk ini memiliki hard torque hingga 24 Nm dan soft torque 14 Nm, sehingga dapat digunakan untuk berbagai pekerjaan rumah tangga dan DIY sesuai kapasitasnya.
Spesifikasi:
- Tegangan: 12 V
- Kapasitas bor: 1–10 mm atau 3/8 inch
- Kapasitas bor besi: 10 mm
- Kapasitas bor kayu: 21 mm
- Kecepatan tanpa beban: 0–350 RPM dan 0–1.300 RPM
- Max. hard torque: 24 Nm
- Max. soft torque: 14 Nm
- Dimensi: 20 × 7 × 21,5 cm
Apa yang Termasuk?
- Termasuk charger
- Termasuk kartu garansi dan buku petunjuk
Untuk mendapatkan harga terbaik dari bor di atas, kamu bisa membelinya di Fixcomart yang saat ini tersedia diskon 15% untuk pembelian pertama tanpa minimum belanjar.
Klaim voucher dengan klik gambar di bawah ini!
Cara Memilih Bor Listrik yang Bagus dan Awet

Memilih bor tidak cukup hanya dengan melihat ukuran chuck. Perhatikan beberapa hal berikut agar mesin yang dibeli dapat digunakan dalam jangka panjang:
- Sesuaikan Material: Pilih bor berdasarkan material yang ingin ditangani, misalnya kayu, logam, bata, atau beton.
- Tentukan Ukuran Lubang: Gunakan chuck 10 mm untuk kebutuhan mata bor hingga 10 mm.
- Periksa Mode Hammer: Pilih bor dengan hammer jika perlu mengebor bata atau beton.
- Perhatikan Torsi: Pilih torsi tinggi untuk pekerjaan yang membutuhkan tenaga putar lebih besar.
- Pilih Bor Cordless: Gunakan model baterai jika kamu membutuhkan mobilitas tanpa kabel.
- Cek Kapasitas Baterai: Pilih baterai lebih besar untuk pekerjaan yang membutuhkan durasi penggunaan panjang.
- Cari Handle Tambahan: Gunakan handle tambahan untuk membantu mengontrol bor saat bekerja berat.
- Pilih Merek Tepercaya: Pertimbangkan merek seperti RYU jika mencari perkakas dengan berbagai pilihan spesifikasi.
Baca Juga: 7 Perbedaan Hammer Drill dan Impact Drill, Jangan Sampai Salah Pilih!
Temukan Bor Listrik dengan Harga Terbaik di FIXCOMART!
Sudah menentukan bor 10 mm atau 13 mm yang sesuai? Kamu bisa menemukan berbagai pilihan perkakas di FIXCOMART!
FIXCOMART menyediakan berbagai produk perkakas, termasuk bor listrik dan tangan. Menariknya, kamu dapat memperoleh berbagai keuntungan saat berbelanja sebagai pembeli, seperti gratis ongkir tanpa biaya aplikasi dan layanan dan jaminan produk original.
Saa ini FIXCOMART telah melayani kebutuhan pelanggan Indonesia selama lebih dari 10 tahun.
Berbagai metode pembayaran tersedia sehingga proses checkout dapat dilakukan dengan lebih praktis.
Untuk pembelian pertama, tersedia juga diskon 15% tanpa minimum pembelian melalui promo yang sedang berlangsung. Pastikan cek promo dan ketentuan promonya sebelum penawaran berubah!
FAQ
Masih bingung menentukan ukuran bor atau jenis mata bor yang sesuai? Berikut jawaban untuk beberapa pertanyaan yang sering muncul terkait bor 10 mm dan 13 mm:
1. Apa Bor Listrik 13mm Terbaik?
Untuk kebutuhan yang memerlukan kapasitas chuck 13 mm, kamu dapat mempertimbangkan RYU RID 13-1 RE dengan daya 600 W.
2. Apakah Bor 10mm bisa untuk Tembok?
Bor 10mm untuk tembok sebetulnya bisa, selagi mesin memiliki fitur hammer dan spesifikasinya memang mendukung pekerjaan masonry.
Namun, bor 10 mm dengan mode drill lebih cocok untuk material seperti kayu, plastik, dan logam ringan.
3. Mata Bor M10 untuk Baut Berapa?
Mata bor 10 mm untuk baut berapa? M10 bisa untuk ukuran nominal ulir baut dengan diameter sekitar 10 mm.
Jika kamu ingin membuat ulir internal M10 dengan ukuran standar M10 × 1,5 menggunakan tap, ukuran mata bor awal yang umum digunakan adalah sekitar 8,5 mm.
4. Apakah Bos 10mm Bisa untuk Tembok?
Bor 10 mm dapat digunakan untuk tembok apabila memiliki mode hammer dan menggunakan mata bor masonry.
Namun angka 10 mm hanya menunjukkan kapasitas chuck maksimum, bukan jaminan bahwa mesin tersebut mampu mengebor semua jenis tembok.















