Cara Membuat Saringan Air Sumur yang Kuning dan Bau, Pasti Berhasil!

Cara Membuat Saringan Air Sumur yang Kuning dan Bau, Pasti Berhasil!

Cara menjernihkan air sumur bor yang kuning dan bau perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Salah satu cara mengatasi air sumur kuning adalah menggunakan saringan. 

Namun, kamu perlu mengenali penyebabnya terlebih dahulu agar penanganannya lebih tepat. Air kuning bisa berkaitan dengan kandungan mineral. 

Sedimen yang terbawa dari sumur juga dapat memengaruhi kejernihan air. Pada kondisi tertentu, air juga dapat mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Agar tidak berlama-lama menggunakan air sumur yang kuning di rumah, segera atasi dengan membuat saringan hingga pakai obat penjernih untuk hasil yang lebih praktis! Berikut pembahasannya!

Penyebab Air Sumur Berwarna Kuning

 

Air Sumur Kuning dan Air Bersih | Picture by A & T Well Pump

Air sumur kuning tapi tidak bau juga belum tentu memiliki penyebab yang sama dengan air yang mengeluarkan aroma tidak sedap.

Untuk itu, kamu perlu memeriksa penyebabnya seperti:

1. Kandungan Zat Besi

Zat besi dapat menjadi salah satu penyebab air sumur berubah warna. Air dengan besi terlarut bisa terlihat jernih saat baru dipompa.

Setelah terkena udara, besi dapat mengalami oksidasi. Proses tersebut dapat membuat air berubah menjadi kekuningan setelah didiamkan.

2. Kandungan Mangan

Mangan juga dapat memengaruhi kualitas air sumur. Kandungan mangan tertentu dapat meninggalkan noda pada permukaan yang sering terkena air.

Namun, kandungan mangan tidak bisa dipastikan hanya dengan melihat warna air. Pengujian diperlukan untuk mengetahui kondisi air secara lebih akurat.

3. Sedimen dari Dalam Sumur

Sedimen dapat ikut terangkat saat pompa menarik air dari dalam sumur. Material tersebut kemudian terbawa menuju tempat penampungan.

Jika jumlahnya cukup banyak, air dapat terlihat keruh. Endapan juga biasanya terlihat di bagian dasar penampungan setelah air didiamkan.

4. Karat pada Pipa

Warna kuning tidak selalu berasal dari sumber air. Instalasi pipa juga dapat menjadi penyebabnya.

Pipa yang mengalami korosi dapat melepaskan partikel karat ke dalam air. Coba periksa warna air pada beberapa titik untuk membantu menemukan sumber masalah.

5. Kontaminasi pada Air Sumur

Perubahan warna yang disertai bau tidak biasa perlu diperhatikan. Kondisi tersebut dapat menunjukkan adanya masalah pada kualitas air.

Jangan gunakan air untuk konsumsi jika muncul bau seperti limbah atau bahan kimia. Sebaiknya lakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk mengetahui penyebabnya.

Cara Membuat Saringan Air Sumur yang Kuning dan Bau

Cara menjernihkan air sumur secara alami ini menggunakan beberapa lapisan media. Saringan sederhana terutama digunakan untuk menahan partikel fisik. 

Namun metode ini tidak menjamin air sudah bebas dari mikroorganisme atau zat terlarut. Jika tertarik, ikuti cara membuat saringan air sumur yang kuning sebagai berikut:

1. Siapkan Wadah Saringan

 

Buat Lubang Pipa di Bawah Emer | Picture by COUNTRY BALLS UNITED (@YouTube)

Siapkan ember atau wadah plastik yang cukup kuat. Buat lubang pada bagian bawah sebagai jalur keluarnya air. 

Lalu pasang kain saring pada bagian keluaran air untuk mencegah media saringan ikut terbawa keluar. 

2. Masukkan Kerikil

Tambahkan Kerikil | | Picture by COUNTRY BALLS UNITED (@YouTube)

Cuci kerikil terlebih dahulu hingga kotorannya berkurang. Setelah itu, masukkan kerikil ke dalam wadah sebagai salah satu lapisan saringan. Kerikil membantu menahan kotoran yang berukuran lebih besar.

3. Tambahkan Media Berserat

Tambahkan Media Berserat | Picture by COUNTRY BALLS UNITED (@YouTube)

Letakkan media berserat yang bersih pada lapisan berikutnya, seperti dakron (dacron) atau kapas filter, ijuk, atau serat poliester/sintetis. Material ini membantu menahan partikel yang masih terbawa air.

4. Tambahkan Pasir Bersih

Tambahkan Pasir Bersih | Picture by COUNTRY BALLS UNITED (@YouTube)

Gunakan pasir yang sudah dicuci. Bilas pasir beberapa kali sampai air bilasannya relatif jernih. Masukkan pasir ke dalam wadah. Lapisan pasir membantu menahan partikel yang lebih kecil.

5. Tambahkan Batu yang Lebih Besar

Tambahkan Batu yang Lebih Besar | Picture by COUNTRY BALLS UNITED (@YouTube)

Terakhir, tutup lapisan dengan batu yang berukuran lebih besar. Tujuannya untuk menyaring partikel-partikel besar.

6. Alirkan Air Melalui Saringan

Setelah seluruh media tersusun, tuangkan air secara perlahan dari bagian atas. Biarkan air melewati setiap lapisan.

Tampung air yang keluar menggunakan wadah bersih. Beberapa aliran pertama dapat dibuang jika masih membawa debu dari media saringan.

Perhatikan juga kondisi air setelah didiamkan. Jika kembali menguning, masalahnya mungkin tidak hanya berasal dari sedimen.

Baca Juga: Cara Mengatasi Sanyo Tidak Keluar Air, Kapan Harus Ganti?

Cara Menjernihkan Air Sumur agar Jernih yang Bisa Dicoba

Tidak sempat membuat saringan sendiri? Ada beberapa cara mengatasi air kuning yang lebih praktis, di antaranya:

1. Endapkan Air Terlebih Dahulu

Air dapat ditampung terlebih dahulu jika terdapat banyak partikel. Diamkan sampai material yang lebih berat turun ke dasar.

Setelah terbentuk endapan, gunakan air dari bagian atas secara hati-hati. Jangan mengaduk bagian dasar penampungan.

2. Gunakan Kaporit

Kaporit dapat digunakan untuk membantu proses desinfeksi air dengan mengendalikan mikroorganisme seperti bakteri. 

Penggunaannya harus menggunakan takaran yang sesuai karena pemberian berlebihan dapat menimbulkan bau dan rasa klorin yang kuat.

Sebaiknya tidak langsung menganggap kaporit sebagai bahan yang berbahaya, karena produk ini memiliki kelebihan dan kekurangan, seperti:

Kelebihan kaporit:

  • Praktis dan relatif mudah digunakan.
  • Membantu mengendalikan mikroorganisme dalam air.
  • Cocok sebagai bagian dari proses pengolahan air.

Kekurangan kaporit:

  • Takaran perlu diperhatikan dengan tepat.
  • Penggunaan berlebihan dapat menimbulkan bau dan rasa klorin.
  • Tidak dapat mengatasi semua penyebab air sumur berwarna kuning.

3. Gunakan Sistem Filtrasi

Filter sedimen dapat membantu menyaring partikel yang terbawa air. Metode ini cocok jika masalah utamanya berasal dari kotoran fisik.

Masalah akibat besi terlarut membutuhkan penanganan berbeda. Sistem filtrasi perlu dipilih berdasarkan kondisi air.

4. Bersihkan Penampungan Air

Bak penampungan dapat menyimpan endapan seiring waktu. Endapan tersebut bisa kembali terbawa ketika air digunakan.

Periksa kondisi penampungan secara berkala. Bersihkan jika sudah terdapat banyak kotoran pada bagian dasarnya.

5. Periksa Instalasi Pipa

Periksa pipa jika air dari sumber terlihat jernih tetapi berubah warna saat keluar dari keran. Kondisi tersebut dapat menunjukkan masalah pada instalasi.

Pipa yang mengalami korosi sebaiknya diperiksa lebih lanjut. Ganti bagian yang sudah mengalami kerusakan jika diperlukan.

6. Lakukan Tes Kualitas Air

Tes kualitas air membantu mengetahui penyebab masalah dengan lebih jelas. Hasil pemeriksaan juga dapat digunakan untuk menentukan metode pengolahan yang sesuai.

Pengujian menjadi semakin penting jika air digunakan untuk kebutuhan konsumsi. Kejernihan air saja tidak cukup untuk memastikan kualitasnya.

Apakah Ada Obat Penjernih Air Sumur yang Kuning?

Ada bahan tertentu yang digunakan dalam pengolahan air. Namun, setiap bahan memiliki fungsi yang berbeda.

Karena itu, obat penjernih air sumur yang kuning tidak sebaiknya dipilih hanya berdasarkan warna. Penyebab perubahan warna perlu diketahui terlebih dahulu.

Salah satu bahan yang digunakan dalam pengolahan air adalah kaporit granular. Bahan berbasis klorin ini terutama digunakan untuk proses disinfeksi.

Kaporit tidak otomatis mengatasi semua penyebab air berwarna kuning. Jika warna berasal dari besi atau sedimen, penanganan tambahan mungkin diperlukan.

Takaran kaporit juga tidak boleh ditentukan hanya dengan perkiraan. Jumlah yang dibutuhkan bergantung pada kondisi air dan konsentrasi produk.

Kamu bisa membaca panduan Dosis Kaporit yang Tepat untuk Berbagai Jenis Air sebelum menggunakannya.

Tips Memanfaatkan Air Sumur yang Kuning

Jika masalah belum selesai ditangani, penggunaan air perlu disesuaikan dengan kondisinya. Beberapa langkah berikut dapat dilakukan sementara waktu.

  1. Hindari Langsung Mengonsumsinya: Jangan langsung menggunakan air yang berubah warna untuk minum. Pastikan kualitas air sudah diketahui terlebih dahulu.
  2. Tampung Air Terlebih Dahulu: Diamkan air di dalam wadah transparan. Cara ini membantu melihat apakah terdapat endapan.
  3. Hindari Mencuci Pakaian Terang: Air yang mengandung besi dapat meninggalkan noda pada kain. Sebaiknya atasi masalah air terlebih dahulu.
  4. Perhatikan Bau Air: Bau yang tidak biasa dapat menjadi tanda adanya masalah pada kualitas air. Jangan abaikan perubahan bau yang muncul secara tiba-tiba.
  5. Bersihkan Penampungan: Endapan dapat menumpuk pada bagian dasar penampungan. Bersihkan secara berkala agar kotoran tidak kembali terbawa air.
  6. Rawat Media Filter: Media yang sudah kotor dapat menghambat aliran air. Bersihkan atau ganti sesuai kebutuhan.
  7. Lakukan Pengujian Jika Masalah Berulang: Air yang kembali menguning setelah disaring perlu diperiksa lebih lanjut. Hasil pengujian dapat membantu menentukan penanganan berikutnya.

Baca Juga: 5 Cara Membersihkan Saluran Air yang Mampet, Jangan Tunggu Parah!

Mau Buat Saringan, Belum Ada Bahannya? Cek di Fixcomart, Langsung Kirim ke Rumah!

Kalau ingin membuat saringan air sendiri tetapi belum memiliki bahannya, kamu bisa mencari kebutuhan tersebut di Fixcomart. 

Harganya lebih terjangkau dan pilihannya lengkap hingga lebih dari 2.000 produk. Kamu dapat lihat katalog Fixcomart untuk melihat berbagai kebutuhan rumah tangga yang tersedia.

Fixcomart juga menawarkan voucher diskon pembelian pertama tanpa minimum belanja sehingga bisa digunakan untuk membeli kebutuhan dalam jumlah kecil.

Selain itu, kamu berkesempatan mendapatkan gratis ongkir. Cek ketentuan promo yang berlaku sebelum menyelesaikan pesanan!

FAQ

Masih punya pertanyaan tentang cara menjernihkan air sumur bor yang kuning dan bau? Simak beberapa jawaban yang dapat membantu kamu memahami penyebabnya:

1. Bagaimana Cara Mengatasi Air Sumur yang Kuning agar Jernih?

Cari tahu penyebab perubahan warna terlebih dahulu. Jika terdapat banyak sedimen, pengendapan dan penyaringan dapat membantu. Jika penyebabnya berupa zat terlarut, lakukan pengujian agar metode yang digunakan lebih tepat.

2. Air Sumur Biar Jernih Dikasih Apa?

Tidak ada satu bahan yang cocok untuk semua kondisi air sumur. Air yang keruh akibat sedimen dapat dibantu dengan pengendapan atau penyaringan. Jika masalahnya berasal dari kandungan mineral, metode pengolahannya perlu disesuaikan dengan hasil pemeriksaan.

3. Apa Penyebab Air Sumur Berwarna Kuning?

Air sumur dapat berubah kuning karena kandungan besi. Sedimen juga dapat memengaruhi warna air. Pada kondisi tertentu, sumber perubahan warna justru berasal dari instalasi pipa sehingga pemeriksaan tetap diperlukan.

4. Bagaimana Cara Mengatasi Air Sumur Keruh?

Diamkan air terlebih dahulu untuk melihat apakah terdapat endapan. Jika ada, gunakan penyaringan untuk membantu menahan partikel. Periksa juga kondisi penampungan karena kotoran yang menumpuk dapat membuat air kembali keruh.

5. Bagaimana Cara Menjernihkan Air Sumur Secara Alami?

Kamu dapat membuat saringan sederhana menggunakan media berlapis. Kerikil dan pasir bersih dapat membantu menahan partikel. Namun, saringan sederhana tidak menjamin air sudah aman untuk diminum sehingga pengujian tetap diperlukan.

6. Kenapa Air Dikasih Kaporit Jadi Kuning?

Kaporit dapat memicu proses oksidasi pada zat tertentu yang terdapat di dalam air. Salah satunya adalah besi terlarut. Proses tersebut dapat membuat warna kekuningan menjadi lebih terlihat sehingga jangan terus menambah kaporit untuk mengejar air yang tampak jernih.

 

Back to blog