Dosis Kaporit Yang Tepat Untuk Berbagai Jenis Air

Siapa yang tidak kenal bau khas dari kolam renang? Aroma tajam tersebut berasal dari kaporit. Senyawa kimia yang selama puluhan tahun menjadi andalan utama dalam menjaga kebersihan berbagai jenis air. Dosis kaporit juga tidak boleh sembarangan, Jika terlalu sedikit tidak efektif dan jika terlalu banyak akan berbahaya pada kesehatan tubuh.

Kaporit atau kalsium hipoklorit adalah bahan yang sering digunakan untuk menjernihkan sekaligus membunuh bakteri dalam air. Penggunaannya sangat umum digunakan pada air kolam renang, sumur, toren hingga untuk air konsumsi. Simak artikel ini untuk penggunaan dosis kaporit yang tepat.

1.Air Sumur (Desinfeksi Air Konsumsi)

Jika air sumur berbau atau terkontaminasi bakteri seperti E. Coli, Biasa sumur mudah tercemar karena digali dekat dengan septic tank ataupun selokan. Penggunaan dosis kaporit yang lebih rendah lebih disarankan.

Cara Penggunaannya : 

  • Gunakan kaporit dalam jumlah 0,5 - 2 gram per 1 m3 (1000 liter) air.
  • Lalu larutkan kaporit dalam air bersih dan diamkan selama 30 menit.
  • Tuangkan Kedalam sumur pastikan bau kaporit sedikit berkurang
  • Diamkan minimal 2 - 6 jam sebelum air sumur dipakai

2. Kolam Renang 

Perawatan rutin air pada kolam renang harus dilakukan,terutama pada kolam renang umum dan kolam renang hotel. Kaporit digunakan untuk menjaga air tetap jernih dan bebas bakteri. Dengan kadar klorin bebas 1,0 hingga 3,0 ppm

Cara Penggunaannya : 

  • Dosis kaporit yang digunakan 15-20 gram (kadar 60%) per 10 m3 air
  • Sebelum pemberian kaporit pastikan air bersih dari benda, daun hingga serangga.
  • Pemberian kaporit di sarankan pada sore atau malam hari agar klorin tidak menguap oleh sinar matahari.
  • Lakukan ini minimal 3 - 7 hari
  • Cek kadar klorin menggunakan test kit 

3. Tandon atau Toren (Pencegahan Lumut)

Penggunaan kaporit pada toren juga penting karena toren air cepat untuk tumbuh lumut dan cacingan. Hal ini disebabkan karena paparan sinar matahari langsung, dengan material toren yang tembus cahaya dan jarang di kuras.

Cara Penggunaannya : 

  • Takaran dosis kaporit yang dipakai cukup 0,5 - 1 gram per 1 m3 air
  • Gunakan kaporit jenis tablet yang mudah larut perlahan
  • Air harus disaring terlebih dahulu jika keruh 
  • Diamkan Kaporit minimal 30 menit sebelum digunakan 
  • Periksa terlebih dahulu jika masih berbau ringan, air  aman digunakan untuk mandi 

4. Air Kolam Ikan

Dalam pemakaian kaporit untuk kolam ikan sangat tidak disarankan langsung dimasukan dalam kolam, karena ikan sangat sensitif pada klorin. Jika dimasukan secara berlebihan zat ini dapat merusak insang ikan dan menyebabkan kerusakan ekosistem pada kolam jika dibiarkan tidak sesuai dosis kaporit.

Cara Penggunaannya : 

  • Dosis untuk sterilisasi (sebelum ikan masuk ) kaporit yang diperlukan 15-20 gram (kadar 60%) per 10 m3 air 
  • Dan Untuk dosis penjernihan ( Ada Ikannya) takaran yang digunakan cukup rendah 0,5 - 1 gram per 1 m3 air
  • Isi kolam dengan air lalu masukan larutan sesuai dosis kaporit yang disarankan Biarkan selama maksimal 7 hari ( jika tidak ada ikan ).
  • Endapkan selama 24-48 jam tampungan air (jika menggunakan air PDAM) 
  • Penting : Lebih baik pindahkan ikan terlebih dahulu untuk kuras sampai bersih, lalu netralkan dengan Sodium Thiosulfat sebelum mengisi air bersih dan ikan masuk

Bahaya dan Efek Samping Kaporit bagi Kesehatan Jika berlebihan

Dibalik fungsinya yang cukup krusial dalam membasmi bakteri, virus dan kuman, kaporit juga punya efek samping yang cukup berbahaya jika digunakan dengan salah dan berlebihan. Berikut ini bahaya kaporit yang harus diwaspadai.

  • Iritasi kulit : kaporit dapat mengikis minyak alami kulit dan menyebabkan kulit menjadi kering hingga ruam kemerahan yang cukup gatal 
  • Iritasi Mata : Mata merah dan perih setelah berenang adalah tanda akbat senyawa kloramin
  • Gangguan Pernapasan : Gas klorin yang terlepas dapat mengiritasi saluran pernapasan. Hal ini dapat menjadi pemicu penyakit asma dan batuk kronis akibat peradangan jaringan paru-paru.
  • Gangguan Pencernaan : masalah sistem pencernaan ini paling banyak diderita seseorang saat setelah menelan air kaporit secara berlebihan. 

Kesimpulan

Kaporit adalah solusi efektif untuk menjernihkan dan menjaga higienitas air, namun keberhasilan sangat tergantung pada takaran dosis dan metode aplikasi kaporit pada air. Setiap air memiliki kebutuhan kaporit yang berbeda-beda

Penggunaan yang sembarangan dapat mengurangi efektivitas pembasmian bakteri dan beresiko bagi kesehatan manusia dan kelangsungan ekosistem air. Segera lengkapi kebutuhan perawatan air Anda dan dapatkan penawaran harga terbaik melalui website Fixcomart.com

 

Back to blog