Air Toren Bau Bangkai? Ketahui Penyebab & Cara Menghilangkan Baunya

Air Toren Bau Bangkai? Ketahui Penyebab & Cara Menghilangkan Baunya

Baru membuka keran, tetapi air malah mengeluarkan bau seperti bangkai? Masalah ini bisa berasal langsung dari air sumur. 

Bau tersebut tidak sebaiknya hanya ditutupi dengan pewangi atau bahan kimia. Sumber masalah perlu ditemukan terlebih dahulu agar bau tidak terus kembali.

Kamu juga tidak perlu langsung mengganti pompa atau membongkar sumur. Mulailah dengan memeriksa sumber air dan kondisi tempat penampungannya.

Lalu, apa penyebab air sumur bau bangkai dan bagaimana cara mengatasinya? Simak pembahasannya berikut ini!

Penyebab Air Sumur dan Toren Bau Bangkai

Ilustrasi Toren yang Kotor

Ilustrasi Toren yang Kotor | Sumber: Liputan6

Bau seperti bangkai biasanya berkaitan dengan aktivitas mikroorganisme atau pembusukan bahan organik. 

Namun, sumber bau tidak selalu berada di dalam sumur. Mari simak beberapa penyebabnya:

1. Ada Bahan Organik yang Membusuk

Daun bisa masuk ke dalam toren jika penutupnya tidak rapat. Bahan tersebut kemudian dapat membusuk ketika terendam cukup lama. Proses pembusukan dapat menghasilkan senyawa berbau tidak sedap.

2. Bakteri Berkembang di Dalam Air

Air yang tersimpan dalam kondisi kurang bersih juga dapat menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme. 

Akibatnya muncul aktivitas bakteri yang menghasilkan senyawa sulfur, seperti hidrogen sulfida yang mengeluarkan aroma seperti telur busuk.

3. Air Terlalu Lama Mengendap

Air yang jarang bergerak juga dapat mengalami penurunan kualitas. Kondisi ini sering terjadi pada toren yang berukuran besar tetapi pemakaian airnya sedikit.

Pasalnya ini menjadi area yang mendukung aktivitas bakteri anaerob. Aktivitas tersebut dapat memunculkan bau menyengat.

4. Toren Jarang Dibersihkan

Endapan dapat terkumpul secara perlahan pada bagian dasar toren hingga terbentuk lapisan kotoran. Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat mendukung pertumbuhan mikroorganisme. Air yang melewatinya kemudian ikut berbau.

5. Bau Sudah Berasal dari Air Sumur

Coba bandingkan bau air langsung dari sumur dengan air yang sudah berada di toren. Jika keduanya sama-sama berbau, kemungkinan masalah berasal dari sumber air.

Kondisi air tanah dapat berubah karena lingkungan di sekitar sumur, salah satunya septic tank yang bocor.

Cara Mengatasi Air Sumur Bau Bangkai

Ilustrasi Air Toren Bau Bangkai

Ilustrasi Air Toren Bau Bangkai | Sumber: Water Tank Cleaning

Cara mengatasi air sumur bau perlu disesuaikan dengan sumber masalahnya. Jangan asal menuangkan bahan kimia sebelum mengetahui apakah sumur atau toren yang bermasalah.

Kamu bisa memulai dari pemeriksaan sederhana berikut ini.

1. Kuras dan Bersihkan Toren

Jika bau baru muncul setelah air masuk ke toren, lakukan pengurasan dan bersihkan bagian dalamnya. Endapan atau bahan organik yang tertinggal dapat menjadi sumber bau.

2. Ganti Sumber Air Sementara

Kalau ternyata air sumur tetap bau setelah toren dibersihkan, gunakan sumber air lain untuk sementara. 

Air PDAM bisa menjadi alternatif selama penyebab pada sumur belum selesai ditangani. Langkah ini bisa memastikan apakah bau berasal dari air sumur atau sistem penampungan.

3. Gunakan Filter Air

Air sumur yang keruh sebaiknya melalui proses filtrasi terlebih dahulu. Filter membantu mengurangi partikel sebelum air masuk ke toren. Jenis media filter perlu disesuaikan dengan kondisi air agar hasilnya lebih efektif.

Baca Juga: Cara Membuat Saringan Air Sumur yang Kuning dan Bau

4. Lakukan Disinfeksi dengan Kaporit

Jika bau berkaitan dengan aktivitas mikroorganisme, lakukan disinfeksi setelah sumber kotoran dibersihkan. 

Kamu bisa menggunakan Kaporit Granular TCCA. Jenis kaporit TCCA (Trichloroisocyanuric Acid) memiliki kadar klorin aktif yang sangat tinggi, yaitu sekitar 90%.

Kaporit Granular TCCA Chlorine Klorin Penjernih Air 1KG

Kaporit Granular TCCA Chlorine Klorin Penjernih Air 1KG

Selain itu, cara kerjanya dikenal efektif untuk disinfeksi karena dapat melepaskan asam hipoklorit.

Zat ini mampu menembus dinding sel mikroorganisme, merusak membran sel, dan memecah protein dan enzim di dalam bakteri dan virus.

Dibandingkan jenis kaporit biasa, TCCA melarut secara perlahan sehingga perlindungan disinfeksi bertahan lebih tahan lama.

Gunakan kaporit sesuai volume air dan hindari menentukan takaran hanya berdasarkan perkiraan.

Baca Juga: Dosis Kaporit yang Tepat untuk Berbagai Jenis Air

5. Perbaiki Penutup Toren

Toren yang tidak tertutup rapat lebih mudah kemasukan serangga atau kotoran. Kondisi tersebut dapat membuat bau muncul kembali meskipun toren sudah dibersihkan. Pastikan penutup terpasang dengan baik setelah proses pembersihan selesai.

6. Kurangi Air yang Terlalu Lama Mengendap

Jika kapasitas toren terlalu besar dibanding pemakaian harian, air dapat tersimpan terlalu lama. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko air menjadi bau.

Sesuaikan pola pengisian agar air lebih sering berganti dan tidak terlalu lama berada di dalam toren.

7. Periksa Kualitas Air Sumur

Bau tetap muncul meski toren sudah bersih? Lakukan pemeriksaan pada air sumur. Pengujian dapat membantu mengetahui apakah masalahnya disebabkan mikroorganisme atau kondisi kimia air. Jika masalahnya dari sumber air, treatment perlu dilakukan sebelum air masuk toren.

Tips Mencegah Air Toren Bau Bangkai

Tips Merawat Toren

Tips Merawat Toren | Sumber: Facebook

Setelah bau berhasil diatasi, langkah berikutnya adalah menjaga toren tetap bersih agar masalah tidak cepat kembali. 

Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain:

  • Tutup Toren dengan Rapat: Pastikan penutup terpasang dengan baik agar serangga atau kotoran tidak mudah masuk.
  • Bersihkan Toren Secara Berkala: Kuras toren ketika mulai terlihat endapan atau permukaan bagian dalam terasa licin.
  • Hindari Air Terlalu Lama Mengendap: Usahakan air tetap berganti agar tidak terlalu lama berada di dalam penampungan.
  • Kurangi Paparan Matahari Langsung: Letakkan toren di area yang lebih terlindung untuk membantu menekan pertumbuhan mikroorganisme.
  • Periksa Kondisi Air Secara Rutin: Perhatikan jika mulai muncul perubahan bau atau warna agar masalah bisa ditangani lebih awal.

Apakah Ada Obat Penghilang Bau Air Sumur?

Ada bahan yang dapat digunakan sebagai bagian dari pengolahan air, tetapi tidak ada satu obat yang otomatis menghilangkan seluruh penyebab bau air sumur.

Salah satu bahan yang digunakan untuk proses desinfeksi adalah klorin. Produk berbasis TCCA 90% dapat melepaskan klorin aktif di dalam air guna mengendalikan mikroorganisme.

Proses oksidasi dari klorin yang terjadi dapat menangani beberapa senyawa penyebab bau. Namun, hasilnya tetap bergantung pada sumber kontaminasi.

Jika bau berasal dari bangkai atau bahan organik yang membusuk, maka sumber tersebut harus dibuang terlebih dahulu, bukan langsung menambahkan klorin.

Untuk kebutuhan desinfeksi, kamu dapat pakai Kaporit Tablet Kecil TCCA 90%. Pastikan takaran disesuaikan dengan volume air.

Kaporit Tablet Kecil TCCA 90% Chlorine Klorin Penjernih Air 1KG

Kaporit Tablet Kecil TCCA 90% Chlorine Klorin Penjernih Air 1KG

Berapa Lama Bau Bangkai di Toren Hilang?

Tidak ada waktu yang sama untuk setiap kondisi. Lama bau menghilang bergantung pada sumber kontaminasi dan tingkat kotornya toren.

Beri waktu sekitar 24–48 jam untuk melihat apakah bau kembali muncul pada air baru. Perubahan biasanya sudah dapat dievaluasi setelah air lama dikuras dan diganti. 

Bau yang masih kuat setelah 2 hari perlu diperiksa lebih lanjut. Kemungkinan sumbernya bukan hanya dari toren.

Desinfeksi Air Toren Rumah dengan Kaporit Fixcomart Sekarang!

Sudah membersihkan toren tetapi ingin melakukan proses disinfeksi sebelum digunakan kembali? Kamu bisa pakai Kaporit Tablet Kecil TCCA 90% sebagai bagian dari treatment air.

TCCA bekerja dengan melepaskan klorin aktif yang membantu mengendalikan mikroorganisme. Namun penggunaan kaporit tetap perlu disesuaikan dengan kondisi air. Air yang sangat keruh sebaiknya melalui proses filtrasi terlebih dahulu.

Jangan lupa, gunakan voucher diskon pembelian pertama sebelum checkout untuk membeli perlengkapan water treatment. Harganya pasti lebih murah!

Temukan berbagai kebutuhan perawatan rumah dan perlengkapan teknik lainnya di FIXCOMART sekarang.

FAQ

1. Apakah Air Sumur Bau Bangkai Berbahaya?

Air yang mengalami perubahan bau sebaiknya tidak langsung dianggap aman. Bau dapat menunjukkan adanya perubahan kualitas air sehingga sumber masalah perlu diperiksa terlebih dahulu.

2. Kenapa Air Sumur Tiba-Tiba Bau Bangkai?

Bau dapat muncul akibat aktivitas mikroorganisme atau bahan organik yang membusuk. Masalah juga bisa berasal dari toren jika air sebelumnya tidak berbau.

3. Apakah Kaporit Bisa Menghilangkan Bau Air Sumur?

Kaporit dapat membantu proses disinfeksi dan oksidasi pada pengolahan air. Namun, kaporit tidak dapat menggantikan pembersihan jika sumber bau masih berada di dalam toren atau sumur.

4. Kenapa Air Masih Bau Setelah Toren Dibersihkan?

Sumber bau mungkin berasal dari air sumur atau instalasi lainnya. Periksa air sebelum masuk toren untuk membantu menemukan lokasi masalah.

5. Apakah Air yang Sudah Tidak Bau Langsung Aman Diminum?

Belum tentu. Hilangnya bau tidak memastikan air bebas dari kontaminan sehingga air untuk konsumsi sebaiknya diperiksa sesuai standar kualitas air yang berlaku.

 

Back to blog