Cara Menghitung Ampere MCB 3 Phase Mudah, Hanya 5 Langkah!

Cara Menghitung Ampere MCB 3 Phase Mudah, Hanya 5 Langkah!

Cara menghitung MCB 3 phase penting diketahui saat menentukan kapasitas pengaman pada instalasi listrik rumah atau. 

Pemilihan ampere MCB yang sesuai membantu melindungi instalasi dari arus berlebih sekaligus menjaga sistem listrik tetap bekerja dengan baik.

Perhitungan MCB 3 phase tidak cukup hanya melihat total daya yang digunakan. Agar tidak bingung harus dimulai dari mana, mari simak rumus dan cara menghitung MCB 3 phase!

Kapan Perlu Hitung MCB 3 Phase?

Perhitungan MCB 3 phase diperlukan ketika membuat instalasi baru atau menambah kapasitas beban. 

Perhitungan juga perlu dilakukan ketika MCB akan diganti dengan ukuran yang berbeda. Beberapa kondisi yang membutuhkan perhitungan MCB 3 phase antara lain:

  • Memasang panel listrik 3 phase baru.
  • Menambahkan mesin dengan daya besar.
  • Membagi beban ke MCB cabang.
  • Mengganti kapasitas MCB.
  • Menyesuaikan MCB dengan total daya listrik.

MCB yang terlalu kecil lebih mudah trip ketika beban bekerja. Sebaliknya, MCB yang terlalu besar juga perlu dihindari karena kapasitasnya harus sesuai dengan kemampuan kabel.

Rumus Menghitung MCB 3 Phase

Untuk mengetahui kebutuhan arus pada listrik 3 phase, gunakan rumus berikut:

I = P / (√3 × V × cos φ)

Keterangan:

  • I = Arus listrik dalam ampere (A)
  • P = Daya listrik dalam watt (W)
  • √3 = 1,732
  • V = Tegangan antar phase
  • cos φ = Faktor daya

Jika menggunakan tegangan 380 volt, rumusnya menjadi:

I = P / (1,732 × 380 × cos φ)

Sebagai contoh, suatu instalasi memiliki daya sebesar 20.000 watt dengan cos φ 0,85. Maka perhitungannya:

I = 20.000 / (1,732 × 380 × 0,85)

Hasil perhitungan yang didapat adalah sekitar:

I = 35,8 ampere

Nilai tersebut menunjukkan perkiraan arus yang dibutuhkan oleh beban.

Baca Juga: 5 Jenis Tang Listrik dan Fungsinya yang Wajib Diketahui

Cara Menghitung MCB 3 Phase

Ilustrasi Menghitung MCB 3 Phase | Picture by Freepik

Cara menghitung MCB 3 phase dapat dilakukan secara bertahap. Pastikan data daya dan tegangan yang digunakan sesuai dengan kondisi instalasi.

1. Ketahui Total Daya

Langkah pertama adalah mengetahui total daya yang terhubung ke rangkaian. Sebagai contoh, daya yang digunakan sebesar 20.000 watt.

2. Tentukan Tegangan

Pada contoh ini digunakan sistem listrik 3 phase dengan tegangan 380 volt. Tegangan yang digunakan dalam perhitungan harus disesuaikan dengan instalasi sebenarnya.

3. Tentukan Faktor Daya

Nilai cos φ menunjukkan faktor daya dari beban. Dalam contoh ini digunakan nilai 0,85

Kamu perlu masukkan seluruh nilai di atas ke dalam rumus:

I = 20.000 / (1,732 × 380 × 0,85)

Setelah dihitung, hasilnya sekitar akan 35,8 ampere.

4. Hitung Faktor Cadangan

Pada contoh perhitungan, arus kemudian dikalikan dengan faktor cadangan sebesar 1,2.

Hitung Faktor Cadangan = 35,8 × 1,2 = 42,96 ampere

Dengan demikian, kebutuhan arus berada di kisaran 43 ampere.

5. Tentukan Rating MCB

Hasil perhitungan kemudian disesuaikan dengan rating MCB yang tersedia. Untuk kebutuhan sekitar 43 ampere, rating 50 ampere dapat digunakan sebagai pemilihan ukuran berikutnya.

Pemilihan akhir tetap perlu menyesuaikan kapasitas kabel. Karakteristik beban juga harus diperhatikan sebelum MCB dipasang.

Contoh Perhitungan MCB 3 Phase

Agar kamu semakin paham, mari simak contoh lain untuk menghitung kebutuhan MCB 3 phase, yaitu:

Sebuah instalasi memiliki daya sebesar 14.000 watt. Tegangan yang digunakan adalah 380 volt dengan cos φ sebesar 0,85.

  1. Gunakan rumus: I = P / (√3 × V × cos φ)
  2. Masukkan nilai yang diketahui: I = 14.000 / (1,732 × 380 × 0,85)
  3. Hasilnya: I = sekitar 25 ampere
  4. Jika menggunakan faktor cadangan 1,2, maka hasilnya 25 × 1,2 = 30 ampere

Karena rating 30 ampere tidak umum digunakan, ukuran dinaikkan ke rating terdekat yaitu 32 ampere.

Jadi, berdasarkan contoh perhitungan tersebut, MCB yang digunakan adalah MCB 3 phase 32 ampere. Nilai ini tetap perlu disesuaikan dengan kondisi instalasi sebelum pemasangan.

Tabel Ampere MCB 3 Phase

Berikut gambaran kapasitas MCB 3 phase pada tegangan 380 volt. Perhitungan daya menggunakan cos φ 0,85.

Tabel ini dapat digunakan sebagai gambaran awal untuk menentukan kapasitas MCB. Nilai sebenarnya dapat berbeda tergantung kondisi beban.

MCB 3 Phase

Perkiraan kVA

Perkiraan Daya

16 Ampere

10,53 kVA

8,95 kW

20 Ampere

13,16 kVA

11,19 kW

32 Ampere

21,06 kVA

17,90 kW

50 Ampere

32,91 kVA

27,97 kW

Baca Juga: 3 Rekomendasi Genset Terbaik untuk Rumah dan Usaha

Butuh Perkakas Listrik Rumah? Dapatkan di Fixcomart Gratis Ongkir!

Setelah menentukan ukuran MCB 3 phase, pengecekan dan pemasangan instalasi juga membutuhkan perkakas yang sesuai. 

Kamu bisa menggunakan obeng test pen dari Fixcomart untuk membantu mengecek tegangan sebelum melakukan pekerjaan pada instalasi listrik.

Untuk pekerjaan kabel, tersedia juga TEKIRO Tang Kombinasi Listrik 7 Inch dan Tekiro Obeng Listrik yang dapat digunakan sesuai kebutuhan pekerjaan.

Kamu bisa jelajahi pilihan perkakas kelistrikan lainnya untuk menemukan yang sesuai kebutuhan. 

Menariknya, untuk pembelian pertama, kamu bisa mendapatkan diskon 15% tanpa minimum pembelian dan nikmati gratis ongkir tanpa minimum pembelian.

Cek berbagai kebutuhan kelistrikan dan voucher diskon lainnya di Fixcomart sekarang!

FAQ

Simak juga beberapa pertanyaan yang sering muncul mengenai MCB 3 phase dan jawabannya sebagai berikut:

1. MCB 3 Phase 50 Ampere Untuk Daya Berapa?

MCB 3 phase 50 ampere pada tegangan 380 volt setara dengan kapasitas sekitar 32,9 kVA. Jika menggunakan cos φ 0,85, daya aktifnya sekitar 28 kW. Kapasitas yang digunakan tetap perlu disesuaikan dengan kondisi instalasi.

2. Bagaimana Cara Menghitung Pemakaian Listrik 3 Fase?

Pemakaian listrik 3 phase dapat dihitung berdasarkan tegangan dan arus yang digunakan. Rumus daya aktifnya adalah P = √3 × V × I × cos φ. Nilai faktor daya perlu disesuaikan dengan beban yang terpasang.

3. Bagaimana Cara Menghitung Ampere MCB 3 Fase?

Ampere listrik 3 phase dapat dihitung menggunakan rumus I = P / (√3 × V × cos φ). Masukkan nilai daya dan tegangan sesuai instalasi yang digunakan. Hasil perhitungan kemudian menjadi acuan untuk menentukan rating MCB.

4. Berapa kVA Untuk 3 Phase?

Nilai kVA pada sistem 3 phase bergantung pada besar tegangan dan arus. Rumus yang dapat digunakan adalah kVA = √3 × V × I / 1.000. Sebagai contoh, 380 volt dengan arus 50 ampere menghasilkan sekitar 32,9 kVA.

Back to blog