cara memperbaiki pompa air shimizu yang tidak keluar air

Cara Memperbaiki Pompa Air Shimizu yang Tidak Keluar Air Sendiri di Rumah

Pompa air Shimizu sudah menyala, tetapi air tidak kunjung keluar? Kamu mungkin hanya melihat gelembung kecil atau aliran air yang sangat lemah meski suara motor terdengar normal.

Masalah seperti ini dapat terjadi ketika pompa tidak mampu membentuk daya hisap yang cukup. 

Salah satu penyebab yang perlu diperiksa adalah mechanical seal yang sudah longgar atau aus sehingga udara masuk ke ruang penghisapan.

Sebelum memutuskan mengganti unit, mari simak dulu penyebab dan cara memperbaiki pompa air Shimizu yang tidak keluar air!

Penyebab Pompa Air Shimizu Tidak Keluar Air

Penyebab Pompa Air Shimizu Tidak Keluar Air | Picture by Jakarta Piranti

Pompa yang hidup tetapi tidak mampu menaikkan air tidak selalu berarti motornya rusak. Masalah bisa berada pada komponen yang berhubungan dengan proses penghisapan air.

Beberapa bagian yang perlu diperiksa antara lain:

  • Mechanical Seal Mulai Aus atau Longgar: Seal yang sudah tidak rapat dapat menjadi jalan masuk udara sehingga pompa kesulitan membentuk daya hisap.
  • Ada Kebocoran pada Pipa Hisap: Sambungan pipa yang tidak rapat memungkinkan udara masuk dan membuat proses penghisapan terganggu.
  • Air Pancingan Tidak Mencukupi: Rumah pompa perlu terisi air agar proses penghisapan dapat dimulai dengan baik.
  • Impeller atau Poros Tidak Bergerak dengan Ringan: Gesekan atau komponen yang seret dapat memengaruhi kerja pompa dan perlu diperiksa ketika unit dibongkar.

Kalau pompa hanya mengeluarkan gelembung tetapi air tidak naik, kebocoran udara pada seal maupun jalur hisap patut diperiksa terlebih dahulu.

Baca Juga: Cara Mengatasi Sanyo Tidak Keluar Air, Kapan Harus Ganti?

Cara Memperbaiki Pompa Air Shimizu yang Tidak Keluar Air

Cara Memperbaiki Pompa Air Shimizu yang Tidak Keluar Air | Picture by Tribun

Cara memperbaiki pompa air Shimizu yang tidak keluar air sebaiknya dilakukan secara bertahap.

Mulailah dari pemeriksaan sederhana sebelum membongkar bagian dalam pompa. Pastikan sumber listrik sudah dilepas sebelum membongkar pompa.

Adapun yang bisa kamu lakukan yaitu:

1. Isi Air Pancingan Sampai Penuh

Mulailah dengan memeriksa air di dalam rumah pompa. Buka lubang pancingan, lalu isi air hingga bagian tersebut penuh sebelum pompa kembali dinyalakan.

Setelah itu, tutup lubang pancingan dengan rapat dan coba hidupkan pompa. Jika air tetap tidak naik atau hanya muncul gelembung, pemeriksaan dapat dilanjutkan ke bagian pipa hisap dan seal.

2. Periksa Kebocoran pada Pipa Hisap

Pastikan sambungan pipa dari sumber air menuju pompa tidak longgar atau bocor. Celah kecil sekalipun dapat membuat udara masuk ke jalur hisap.

Periksa terutama sambungan yang baru dibuka atau fitting yang terlihat tidak rapat. Setelah pemasangan kembali, pastikan jalur hisap tertutup dengan baik sebelum melakukan pengujian.

3. Lepaskan Rumah Pompa

Jika air pancingan sudah penuh dan jalur hisap tidak menunjukkan masalah tetapi air tetap tidak keluar, bagian rumah pompa dapat diperiksa.

Untuk membuka baut pada rumah pompa, sebaiknya gunakan kunci sock Y agar lebih mudah. Lepaskan baut secara bertahap dan simpan agar tidak tertukar saat dipasang kembali. 

Hindari memukul atau mencongkel permukaan rumah pompa secara berlebihan karena dapat merusak bidang sambungannya.

Baca Juga: 7 Jenis Kunci Sok dan Fungsinya yang Wajib Diketahui

4. Periksa Mechanical Seal

Setelah rumah pompa terbuka, periksa kondisi mechanical seal. Apabila seal yang sudah longgar atau aus, risikonya dapat menyebabkan udara masuk ke ruang penghisapan.

Solusinya, kamu perlu mengganti seal dengan yang baru sesuai tipe pompa guna mengembalikan kerapatan.

5. Lepaskan Snap Ring dengan Alat yang Sesuai

Beberapa model pompa menggunakan snap ring atau cincin pengunci untuk menahan komponen pada poros. Lepaskan bagian ini secara hati-hati sebelum mengeluarkan seal.

Gunakan tang snap ring untuk pekerjaan tersebut karena ujungnya dirancang untuk menjangkau lubang pada cincin pengunci. Setelah seal diganti, pasang kembali snap ring sampai masuk ke alurnya.

6. Bersihkan Dudukan Seal Sebelum Dipasang

Dudukan seal sebaiknya dibersihkan sebelum komponen baru dipasang. Kotoran atau sisa material pada permukaan dapat mengganggu posisi seal ketika dirakit kembali.

Pasang seal secara perlahan dan pastikan posisinya sesuai. Jika model pompa membutuhkan pelumas atau sealing compound pada bagian tertentu, gunakan sesuai kebutuhan komponennya dan jangan sampai mengotori bidang seal.

7. Periksa Putaran Impeller

Sebelum rumah pompa ditutup, coba periksa gerakan impeller atau porosnya. Komponen tersebut seharusnya dapat bergerak tanpa terasa tersangkut secara tidak normal.

Jika terlihat bekas gesekan atau putarannya terasa berat, periksa kembali posisi pemasangan komponen. Jangan memaksakan pompa bekerja jika impeller tertahan.

8. Pasang Kembali dan Uji Daya Hisap

Pasang kembali impeller, cincin pengunci, penutup, serta baut sesuai posisi awalnya. Kencangkan baut secara merata agar rumah pompa dapat menutup dengan baik.

Jika terdapat sekrup pada bagian yang sedang dikerjakan, gunakan jenis obeng plus atau minus sesuai dengan kepala sekrup.

Setelah pompa terpasang, isi kembali air pancingan hingga penuh. Nyalakan pompa dan periksa apakah daya hisap sudah kembali serta tidak terdapat kebocoran pada sambungan.

Bagaimana Jika Daya Pompa Air Shimizu Lemah Setelah Diperbaiki?

Jika air sudah bisa keluar tetapi daya pompa air Shimizu masih lemah, jangan langsung menganggap penggantian seal gagal. 

Periksa kembali apakah jalur pipa hisap sudah benar-benar rapat dan air pancingan tidak kembali berkurang.

Periksa juga putaran impeller setelah pemasangan. Posisi komponen yang terlalu rapat atau terjadi gesekan dapat membuat putaran terasa lebih berat daripada sebelumnya.

Jika pompa tetap lemah setelah bagian mekanis tersebut diperiksa, masalah mungkin membutuhkan pemeriksaan yang lebih menyeluruh. 

Sebaiknya hentikan pembongkaran jika sudah menyangkut motor, kapasitor atau komponen listrik lain yang belum kamu pahami.

Apakah Harus Ganti Pompa Air Shimizu yang Baru?

Mesin Pompa Air Shimizu | Picture by Suara.com

Belum tentu. Jika motor masih dapat hidup dan masalah berasal dari seal yang sudah aus atau sambungan pipa yang bocor, kamu hanya perlu memperbaiki komponen tersebut tanpa perlu mengganti seluruh unit.

Penggantian unit lebih masuk akal jika kerusakan sudah melibatkan banyak komponen, misalnya motor bermasalah, rumah pompa rusak, atau biaya perbaikannya tidak lagi sebanding dengan kondisi pompa.

Ingat kembali usia dan kondisi keseluruhan unit. Kalau kamu tidak yakin dengan sumber kerusakannya, sebaiknya pemeriksaan dilakukan oleh teknisi profesional.

Tips Mencegah Pompa Air Shimizu Tidak Keluar Air

Masalah daya hisap dapat muncul kembali apabila terdapat kebocoran atau pemasangan komponen yang kurang rapat. 

Karena itu, lakukan beberapa pemeriksaan sederhana berikut untuk mencegah masalah bertambah parah:

  1. Pastikan sambungan pipa hisap tetap rapat dan tidak mengalami kebocoran.
  2. Periksa jika pompa tiba-tiba membutuhkan air pancingan berulang kali.
  3. Jangan membiarkan pompa terus bekerja ketika air tidak berhasil terhisap.
  4. Perhatikan perubahan suara pompa atau putaran yang mulai terasa tidak normal.
  5. Periksa kondisi seal ketika terdapat tanda kebocoran di sekitar rumah pompa.
  6. Gunakan ukuran kunci, obeng, dan tang yang sesuai agar baut maupun komponen pengunci tidak rusak saat dibongkar.

Perbaiki Pompa Air Shimizu Sendiri di Rumah dengan Alat-alat Ini!

Masalah pompa air Shimizu tidak keluar air kadang bisa ditangani sendiri tanpa perlu panggil teknisi selama kamu memiliki alat yang dibutuhkan dan masalahnya tidak begitu kompleks.

Untuk membuka baut pada unit, kamu perlu Kunci Sock Y Pendek. Selain itu, siapkan juga Obeng Plus dan Minus untuk membuka sekrup sesuai mata plus atau minus.

Agar peralatan di rumahmu lebih lengkap dan siap dipakai untuk masalah-masalah lainnya, coba lengkapi koleksi hand tools kamu di Fixcomart.

Baru pertama kali belanja? Gunakan voucher diskon pembelian pertama agar belanja jadi lebih hemat.

FAQ

Jika kamu masih memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar cara memperbaiki pompa air Shimizu yang tidak keluar air, bisa simak FAQ berikut:

1. Kenapa Pompa Air Shimizu Hidup tetapi Air Tidak Keluar?

Salah satu penyebabnya adalah daya hisap yang hilang karena mechanical seal sudah tidak rapat atau terdapat kebocoran udara pada pipa hisap.

2. Kenapa Pompa Air Shimizu Hanya Mengeluarkan Gelembung?

Gelembung dapat menjadi tanda udara masuk ke jalur penghisapan. Periksa air pancingan, sambungan pipa hisap, dan kondisi seal pompa.

3. Apakah Seal Pompa Air Shimizu yang Rusak Bisa Membuat Air Tidak Naik?

Bisa. Seal yang aus atau longgar dapat membuat udara masuk sehingga pompa sulit membentuk daya hisap untuk menarik air.

4. Bagaimana Cara Memancing Pompa Air Shimizu?

Buka lubang pancingan kemudian isi rumah pompa dengan air hingga penuh. Tutup kembali dengan rapat sebelum pompa dinyalakan.

5. Kenapa Pompa Air Sudah Dipancing tetapi Tetap Tidak Keluar Air?

Jika air pancingan sudah cukup tetapi air tetap tidak naik, periksa kemungkinan kebocoran pada pipa hisap atau mechanical seal yang tidak lagi rapat.

6. Apakah Mechanical Seal Pompa Air Bisa Diganti Sendiri?

Bisa jika kamu memahami konstruksi pompa dan memiliki alat yang sesuai. Namun, jika pembongkaran sudah menyangkut motor atau komponen listrik dan kamu belum memahami prosedurnya, sebaiknya gunakan bantuan teknisi.

7. Kapan Pompa Air Shimizu Sebaiknya Diganti?

Pertimbangkan penggantian jika kerusakan sudah melibatkan banyak komponen, motor mengalami masalah, atau biaya perbaikannya tidak lagi sebanding dengan kondisi pompa.

Back to blog