7 Cara Memperbaiki Kran Air Besi yang Bocor tanpa Beli Baru
Share
Pernah mengalami masalah kran sudah ditutup rapat, tetapi air masih menetes? Masalah seperti ini cukup sering terjadi pada kran yang sudah lama digunakan.
Meski tetesannya terlihat kecil, jika dibiarkan terus-menerus tentu bisa membuat penggunaan air menjadi lebih boros.
Cara memperbaiki kran air besi yang bocor sebenarnya bisa dimulai dari pemeriksaan sederhana.
Tidak semua kran bocor harus langsung diganti. Beberapa masalah masih bisa diperbaiki sendiri di rumah.
Mari simak berbagai cara memperbaiki kran air besi yang bocor!
Mengapa Kran Air Besi Menetes Terus?

Penyebab Kran Air Besi Bocor | Picture by Admiral
Penyebab kran air besi bocor bisa berbeda-beda. Perhatikan dulu bagian yang mengeluarkan air karena lokasi tetesan biasanya memberikan petunjuk mengenai sumber masalahnya.
Adapun beberapa potensi penyebabnya:
1. Karet Penahan Sudah Aus
Karet di dalam kran membantu menahan air ketika kran ditutup. Setelah digunakan dalam waktu lama, bagian ini bisa menjadi keras atau tidak lagi menutup rapat sehingga air tetap menetes.
2. Bagian Dalam Kran Kotor
Air yang digunakan sehari-hari dapat membawa kotoran atau meninggalkan kerak pada bagian dalam kran.
Jika menumpuk, kotoran tersebut dapat membuat mekanisme buka-tutup kran tidak bekerja dengan sempurna.
3. Sambungan Kran Mulai Longgar
Air tidak selalu keluar dari mulut kran. Jika rembesan muncul pada bagian yang terhubung dengan pipa, kemungkinan sambungannya sudah tidak rapat.
4. Seal Tape Sudah Tidak Rapat
Setelah kran beberapa kali dibongkar atau sudah digunakan dalam waktu lama, lapisan tersebut bisa rusak dan tidak lagi menahan air secara maksimal. Akibatnya, air pun merembes.
Saat memasang ulang sambungan, gunakan seal tape air agar celah pada drat lebih tertutup dan sambungan tidak mudah bocor kembali.
5. Muncul Karat pada Kran
Bagian logam yang terus terkena air dapat mengalami korosi. Risiko ini bisa semakin besar jika air di rumah memiliki kadar garam tinggi atau cenderung payau.
Pasalnya kandungan garam dapat mempercepat proses korosi. Karat yang dibiarkan bisa membuat bagian kran lebih sulit dibuka, mengganggu sambungan hingga memicu kebocoran.
Jika air di rumahmu cenderung asin atau payau, sebaiknya hindari kran besi atau jika ingin menggunakan bahasan logam, pilih kran dengan lapisan anti-karat yang baik.
Baca Juga: 9 Cara Membersihkan Karat yang Ampuh, Bikin Barang Kinclong Lagi!
Cara Memperbaiki Kran Air Besi yang Bocor

Cara Memperbaiki Kran Air Besi yang Bocor | Picture by Real Homes
Setelah mengetahui kemungkinan penyebabnya, kamu bisa mulai melakukan pemeriksaan. Kerjakan dari langkah paling sederhana agar tidak perlu membongkar seluruh bagian kran.
Adapun beberapa cara memperbaiki kran air yaitu:
1. Matikan Aliran Air
Sebelum mulai memperbaiki kran, tutup aliran air terlebih dahulu. Gunakan stop kran terdekat atau matikan sumber air utama apabila tidak tersedia stop kran khusus.
Setelah aliran berhenti, buka kran sebentar untuk membuang sisa air yang masih berada di dalam saluran.
2. Cari Titik Keluarnya Air
Keringkan kran menggunakan lap, lalu perhatikan dari mana air kembali muncul. Jika menetes dari ujung kran, masalah kemungkinan berada pada mekanisme penutupnya.
Namun bila air terlihat di pangkal atau dekat dinding, periksa sambungannya terlebih dahulu. Cara ini bisa digunakan saat mencari penyebab kran wastafel bocor agar kamu tidak membongkar bagian yang sebenarnya masih normal.
3. Buka Bagian Kepala Kran
Lepaskan handle atau penutup kran secara perlahan. Bentuk pengunci setiap kran bisa berbeda, sehingga gunakan obeng atau kunci yang sesuai dengan bagian yang ingin dibuka.
Jangan memaksakan alat yang ukurannya tidak pas. Selain mudah selip, penggunaan kunci yang salah dapat membuat mur menjadi aus dan semakin sulit dibuka.
4. Periksa Karet Penahan
Setelah bagian kepala kran terbuka, perhatikan kondisi karet yang membantu menahan air. Jika bentuknya sudah berubah atau tidak lagi menutup dengan baik, itu bisa menjadi penyebab kran terus menetes. Gunakan pengganti dengan ukuran yang sama agar terpasang sempurna.
5. Bersihkan Bagian Dalam Kran
Jika bagian karet masih terlihat baik, periksa apakah terdapat kerak atau kotoran pada bagian dalam.
Bersihkan secara perlahan agar permukaan yang menjadi tempat penutup air dapat kembali bekerja dengan baik.
6. Cek Sambungan Kran
Apabila rembesan berasal dari sambungan pipa, lepaskan kran setelah memastikan aliran air sudah mati.
Agar lebih mudah membuka atau memasang kembali kran, gunakan Tekiro Pipe Wrench 10 Inch.
Setelah kran terlepas, bersihkan sisa seal tape lama dari drat. Pasang seal tape baru dengan rapi sebelum kran dipasang kembali, lalu kencangkan secukupnya.
7. Pasang Kembali dan Tes
Setelah bagian yang bermasalah diperbaiki, pasang kembali kran ke posisi semula. Buka aliran air secara perlahan dan lihat apakah masih ada tetesan.
Tes kran beberapa kali dalam posisi terbuka dan tertutup. Perhatikan juga bagian sambungan untuk memastikan tidak muncul rembesan baru.
Baca Juga: Perbedaan Kunci Pas dan Kunci Ring, Jangan Sampai Salah Pakai!
Apa yang Harus Dilakukan Jika Kran Bocor di Dalam Tembok?
Kran terlihat baik-baik saja tetapi dinding di sekitarnya terus basah? Ada kemungkinan kebocoran berasal dari sambungan atau pipa yang berada di balik dinding.
Cara memperbaiki kran bocor di dalam tembok perlu dilakukan lebih hati-hati karena sumber masalahnya tidak langsung terlihat.
Sebelum membongkar dinding, lakukan beberapa pemeriksaan berikut:
- Matikan aliran air menuju area tersebut.
- Keringkan dinding dan bagian sekitar kran.
- Pastikan sambungan kran yang terlihat dari luar tidak bocor.
- Perhatikan apakah air kembali muncul meskipun kran sedang tidak digunakan.
- Cek apakah cat mulai menggelembung atau dinding terus terasa lembap.
- Hubungi teknisi jika sumber kebocoran berada di dalam dinding.
Hindari langsung membongkar dinding jika titik kebocorannya belum diketahui. Pembongkaran yang terlalu luas justru dapat menambah pekerjaan tanpa menyelesaikan sumber masalah.
Apakah Kran Air Besi Bocor Perlu Ganti Baru?
Belum tentu. Jika kran masih kokoh dan kebocoran berasal dari sambungan atau bagian yang masih bisa diperbaiki, kamu tidak perlu buru-buru membeli kran baru.
Penggantian bisa dipertimbangkan jika badan kran sudah retak, karatnya cukup parah, atau kebocoran terus muncul meskipun sudah diperbaiki.
Pada kondisi seperti ini, mengganti kran biasanya lebih praktis dibandingkan terus membongkar bagian yang sama.
Sebelum mengganti, pastikan sumber rembesan memang berasal dari kran. Jika masalah sebenarnya berada pada pipa atau sambungan di dalam dinding, mengganti kran tidak akan menghentikan kebocoran.
Tips Mencegah Kran Air Besi Bocor

Tips Mencegah Kran Air Besi Bocor | Picture by THe Spruce
Kebiasaan sederhana saat menggunakan dan merawat kran bisa membantu mengurangi risiko kebocoran.
Adapun beberapa tips yang bisa kamu lakukan yaitu:
1. Jangan Tutup Kran Terlalu Kencang
Kran tidak harus diputar sekuat tenaga agar air berhenti. Menutupnya terlalu keras secara berulang justru dapat membuat bagian penahan di dalam kran lebih cepat aus. Cukup putar sampai aliran air benar-benar berhenti.
2. Bersihkan Kerak Secara Berkala
Jangan menunggu kerak terlihat tebal sebelum dibersihkan. Kotoran yang dibiarkan terlalu lama dapat menempel pada bagian luar maupun masuk ke area yang memengaruhi aliran air.
3. Jangan Abaikan Tetesan Kecil
Satu atau dua tetes mungkin terlihat sepele. Namun, jika terus terjadi setiap hari, itu bisa menjadi tanda bahwa kran mulai tidak menutup dengan baik. Segera cari sumber masalah sebelum kebocorannya bertambah besar.
4. Pasang Sambungan dengan Rapi
Saat kran dilepas, bersihkan drat terlebih dahulu sebelum memasangnya kembali. Pastikan seal tape terpasang rapi agar sambungan tidak mudah merembes.
5. Gunakan Perkakas yang Sesuai
Memiliki alat yang tepat akan membuat proses bongkar-pasang menjadi lebih mudah. Ukuran kunci yang pas juga membantu mengurangi risiko mur menjadi aus akibat alat yang terus selip. Setelah selesai digunakan, jangan lupa bersihkan dan simpan perkakas dengan baik.
Baca Juga: 5 Cara Merawat Alat Perkakas agar Tidak Cepat Rusak
Atasi Kran Air Besi Bocor dengan Mudah Pakai Alat Ini!
Perbaikan kran akan lebih mudah kalau kamu sudah memiliki alat yang dibutuhkan. Setidaknya kamu perlu kunci atau obeng untuk membuka bagian kran.
Kamu bisa pakai Kunci Ring Pas ATS 8, 10, 12, 14, 17, dan 19 mm. Pastikan pilih ukuran yang sesuai dengan kran di rumah.
Masih membutuhkan perkakas lainnya? Temukan berbagai pilihan hand tools untuk kebutuhan perbaikan di rumah, mulai dari kunci hingga perkakas tangan lainnya.
Daripada repot datang ke bengkel-bengkel untuk mencari alat yang dibutuhkan, lebih baik beli di FIXCOMART.
Kamu cukup tekan sekali untuk menambahkan produk ke keranjangn dan produk cepat tiba di pintu rumahmu.
Apalagi, untuk pembelian pertama bisa pakai voucher pembelian pertama, sehingga belanja perkakas lebih hemat.
FAQ
Apabila masih mengalami kebingungan dari cara memperbaiki kran air besi yang bocor, kamu bisa simak FAQ berikut:
1. Apa Penyebab Kran Air Tetap Menetes Padahal Sudah Ditutup?
Biasanya kran tidak lagi menutup dengan sempurna. Kondisi ini bisa terjadi karena bagian dalamnya sudah aus atau terdapat kotoran yang mengganggu penutup aliran air.
2. Bagaimana Cara Memperbaiki Kran Air yang Menetes Terus?
Mulai dengan mematikan air dan mencari sumber tetesannya. Setelah itu, buka kepala kran dan periksa apakah terdapat bagian yang kotor atau sudah tidak menutup dengan baik. Setelah diperbaiki, pasang kembali dan tes apakah air masih menetes.
3. Bagaimana Cara Memperbaiki Kran Angsa yang Bocor?
Cari terlebih dahulu lokasi air keluar. Jika menetes dari ujung, periksa mekanisme penutup kran, sedangkan rembesan di pangkal perlu dicek pada bagian sambungannya. Hindari langsung mengganti kran sebelum mengetahui bagian mana yang bermasalah.
4. Bagaimana Cara Memperbaiki Kran Wastafel Bocor?
Keringkan area wastafel terlebih dahulu agar sumber air lebih mudah terlihat. Periksa bagian kran dan sambungan di bawah wastafel sebelum mulai membongkar.
Jika kebocoran berasal dari sambungan, biasanya bagian tersebut perlu dipasang kembali dengan lebih rapat.
5. Bagaimana Cara Memperbaiki Kran Shower Bocor?
Periksa apakah kebocoran muncul dari kran, sambungan selang, atau kepala shower. Setelah titiknya diketahui, kamu bisa menentukan bagian yang perlu dikencangkan, dibersihkan, atau diganti.
6. Apakah Kran Plastik yang Bocor Bisa Diperbaiki?
Bisa jika kran masih dalam kondisi baik dan kebocorannya berasal dari sambungan. Coba periksa dan pasang kembali sambungan dengan hati-hati.
Jika badan kran sudah retak, sebaiknya ganti dengan unit baru agar kebocoran tidak kembali muncul.
7. Bagaimana Cara Memperbaiki Kran Air Onda yang Bocor?
Langkah awalnya tetap sama, yaitu cari lokasi kebocoran dan matikan aliran air sebelum membuka kran.
Setelah itu, periksa bagian yang membuat aliran air tidak dapat menutup dengan baik. Pastikan komponen pengganti sesuai dengan tipe kran yang digunakan.
8. Kapan Kran Bocor Harus Ditangani Teknisi?
Hubungi teknisi jika air berasal dari balik dinding, sambungan sulit dijangkau, atau kebocoran tetap muncul setelah kran diperiksa. Kondisi seperti ini biasanya membutuhkan pemeriksaan instalasi yang lebih dalam.















