7 Cara Memperbaiki Baterai Bor Tidak Bisa Dicas, Jangan Dulu Buang!
Share
Baterai bor tidak bisa dicas biasanya baru disadari ketika bor cordless tiba-tiba kehabisan daya dan tidak merespons saat dipasang ke charger.
Masalahnya belum tentu berasal dari baterai, bisa jadi karena charger, terminal yang kotor hingga sel baterai yang terlalu lemah.
Karena itu, jangan langsung membongkar atau mengganti baterai. Beberapa pemeriksaan sederhana bisa dilakukan terlebih dahulu untuk mencari sumber masalahnya.
Mari simak dulu penyebab dan cara memperbaiki baterai bor tidak bisa dicas berikut!
Penyebab Bor Baterai Tidak Bisa Dicas

Ilustrasi Bor Baterai yang Bermasalah | Picture from PowerValid
Ada beberapa kondisi yang dapat membuat baterai cordless tidak mengisi, mulai dari masalah sederhana pada charger hingga kerusakan di dalam battery pack.
Berikut di antaranya:
- Charger Bermasalah: Charger rusak atau kabel putus dapat membuat daya tidak masuk ke baterai.
- Terminal Kotor atau Berkarat: Kotoran pada terminal dapat mengganggu sambungan antara baterai dan charger.
- Sambungan Longgar: Kabel atau titik solder yang lepas dapat memutus jalur pengisian.
- Tegangan Terlalu Rendah: Baterai yang terlalu lama kosong bisa memicu sistem pengaman menghentikan pengisian.
- BMS Bermasalah: Kerusakan pada rangkaian pengaman baterai dapat menghambat pengisian.
- Sel Baterai Rusak: Sel yang lemah atau rusak dapat membuat baterai gagal mengisi.
Baca Juga: Cordless vs Corded Tools, Mana yang Lebih Worth It?
Cara Memperbaiki Baterai Bor Tidak Bisa Dicas

Ilustrasi Memperbaiki Bor | Picture by DrillMax Tools
Jangan langsung membongkar baterai sebelum memastikan charger dan terminalnya tidak bermasalah.
Berikut langkah pemeriksaan yang bisa kamu mulai dari bagian luar:
1. Ganti Charger yang Rusak
Jika charger sudah dipastikan rusak, gunakan pengganti yang direkomendasikan produsen bor. Jangan memilih charger hanya karena colokannya cocok, sebab belum tentu sesuai dengan baterai yang kamu gunakan.
2. Bersihkan Terminal Baterai dan Charger
Cabut charger dari stopkontak dan lepaskan baterainya sebelum membersihkan terminal. Setelah itu, gunakan kain kering untuk mengangkat kotoran yang menghalangi sambungan. Pastikan terminal bersih dan kering sebelum baterai dipasang kembali.
3. Pasang Ulang Baterai hingga Dudukannya Pas
Jika baterai belum terpasang dengan benar, lepaskan dari charger terlebih dahulu. Setelah itu, pasang kembali sesuai dudukannya tanpa memaksanya.
Kalau modelnya menggunakan pengunci, pastikan pengunci terpasang agar baterai tidak mudah bergeser.
4. Bersihkan Korosi pada Rangkaian Baterai
Menemukan korosi di dalam baterai? Sebaiknya minta teknisi membersihkan bagian yang terdampak menggunakan contact cleaner yang sesuai.
Hindari menggantinya dengan cairan pembersih sembarangan karena dapat merusak komponen elektronik. Setelah dibersihkan, uji kembali fungsinya sebelum baterai digunakan.
5. Perbaiki Sambungan Kabel yang Longgar
Minta teknisi menyambungkan kembali kabel yang terlepas di dalam baterai. Jika masalahnya ada pada titik solder yang longgar, bagian tersebut perlu disolder ulang.
6. Ganti Baterai jika Selnya Rusak
Gunakan baterai pengganti yang kompatibel dengan bor. Pastikan penggantinya juga sesuai dengan charger yang kamu pakai.
Jangan hanya mengandalkan angka voltase karena tegangan yang sama belum menjamin keduanya cocok.
Catatan: Hindari mencoba cara jumper baterai bor secara langsung antar-baterai untuk memaksa pengisian.
7. Perbaiki atau Ganti BMS yang Bermasalah
Jika BMS rusak, proses pengisian bisa tetap gagal meskipun sel baterai masih bagus. Teknisi perlu memeriksa rangkaiannya lalu menentukan apakah BMS masih bisa diperbaiki. Jika kerusakannya cukup parah, penggantian BMS bisa diperlukan.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Bor Baterai Mati Total?

Ilustrasi Bor Baterai yang Melemah | Picture from Reddit
Jika bor baterai mati total, cari tahu terlebih dahulu apakah masalah berada pada baterai atau unit bornya.
Kamu bisa melakukan:
- Coba Baterai Lain yang Kompatibel: Jika bor kembali bekerja, kemungkinan masalah berasal dari baterai pertama.
- Pasang Baterai pada Charger: Perhatikan apakah indikator menunjukkan charging, penuh, atau error.
- Periksa Terminal Baterai: Pastikan tidak terdapat kotoran, korosi, atau terminal yang berubah bentuk.
- Periksa Apakah Baterai Terlalu Lama Disimpan Kosong: Baterai lithium yang mengalami over-discharge dapat berhenti memberikan output.
- Cek Tegangan Menggunakan Multimeter jika Kamu Memahami Prosedurnya: Tegangan yang sangat rendah dapat menjadi indikasi masalah pada sel atau sistem proteksi.
- Hentikan Penggunaan jika Baterai Menggembung, Bocor, Berbau, atau Terasa Sangat Panas: Jangan mencoba mengisi atau membongkar baterai dengan kondisi fisik seperti ini.
Apakah Perlu Ganti Baterai Bor?
Baterai tidak harus langsung diganti hanya karena sekali gagal mengisi. Jika masalah berasal dari terminal yang kotor atau sambungan yang longgar, baterai masih mungkin digunakan.
Penggantian lebih masuk akal jika kapasitasnya turun drastis atau proses pengisian tetap gagal meskipun charger dan sambungan sudah dipastikan normal.
Pertimbangkan juga biaya perbaikan dibandingkan harga baterai pengganti. Untuk baterai yang sudah cukup tua, mengganti dengan baterai baru sering kali lebih praktis.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Mesin Bor Terbaik untuk Proyek
Baterai Bor Sudah Sering Bermasalah? Pertimbangkan Ganti Baru!
Kalau baterai sudah berulang kali sulit dicas, pekerjaan bisa ikut terhambat. Apalagi jika daya cepat habis meskipun baterai baru selesai diisi.
Daripada terus memperbaiki baterai lama, kamu bisa mempertimbangkan RYU Mesin Bor Cordless RCD 12V Set 2 Mesin Bor Baterai.
Paket ini sudah dilengkapi dua baterai sehingga kamu punya baterai cadangan saat salah satunya sedang diisi.
Kalau ingin membandingkan dengan model lainnya, cek juga koleksi Power Tools di FIXCOMART.
Agar belanjaanmu lebih hemat, kamu akan dapat voucher diskon pembelian pertama yang otomatis memotong total belanjamu!
FAQ
1. Apakah Baterai Cordless yang Mati Total Bisa Diperbaiki?
Bisa pada kondisi tertentu, tergantung penyebabnya. Sambungan yang longgar atau terminal kotor dapat diperbaiki, sedangkan sel atau BMS yang rusak memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
2. Apakah Aman Melakukan Jumper Baterai Bor?
Jumper langsung antar-baterai lithium tidak disarankan untuk pengguna umum karena kesalahan polaritas, tegangan, atau kondisi sel dapat menghasilkan arus tinggi dan merusak baterai.
3. Bagaimana Mengetahui Baterai Bor Sudah Rusak?
Beberapa tandanya adalah baterai tidak dapat diisi, daya cepat habis, tegangan sangat rendah, sering gagal terdeteksi charger, atau kondisi fisiknya sudah berubah.















