Kenali 7 Cara Kerja Mesin Las Inverter dan Faktor yang Memengaruhinya

Cara Kerja Mesin Las Inverter

Mesin las inverter mengolah arus listrik melalui beberapa tahapan sebelum menghasilkan busur las. Proses tersebut dikenal sebagai cara kerja mesin las inverter, yaitu konversi arus menggunakan rangkaian elektronik agar menghasilkan arus pengelasan yang lebih stabil dibandingkan sistem konvensional. 

Melalui proses tersebut, mesin mampu menghasilkan arus pengelasan yang stabil sesuai pengaturan pengguna. Dengan memahami cara kerja mesin las inverter, pengguna dapat mengenali proses yang terjadi di dalam mesin sekaligus memahami alasan di balik performanya yang lebih responsif saat digunakan.

Bagaimana Cara Kerja Mesin Las Inverter?

Picture by Canva.com

Untuk menghasilkan busur las yang stabil, mesin las inverter mengolah listrik melalui beberapa tahapan. Berikut penjelasan cara kerja mesin las inverter dari awal hingga arus siap digunakan untuk proses pengelasan. 

1. Arus AC Masuk ke Dalam Mesin

Mesin las inverter menggunakan sumber listrik Alternating Current (AC) dari jaringan listrik. Sebelum diproses lebih lanjut, arus listrik melewati rangkaian filter dan proteksi untuk mengurangi gangguan listrik (electrical noise) serta melindungi komponen internal dari lonjakan tegangan. 

2. Rectifier Mengubah Arus AC Menjadi DC

Setelah melewati rangkaian proteksi, arus AC masuk ke rectifier atau penyearah. Komponen ini terdiri dari susunan dioda yang berfungsi mengubah arus bolak-balik menjadi Direct Current (DC). Arus DC diperlukan karena rangkaian inverter bekerja menggunakan arus searah sebagai sumber utama sebelum dilakukan proses konversi berikutnya.

3. Kapasitor Meratakan Tegangan DC

Hasil penyearahan dari rectifier masih memiliki riak tegangan (ripple) sehingga arus DC belum sepenuhnya stabil. Kapasitor kemudian menyimpan energi sementara sekaligus meratakan fluktuasi tegangan agar suplai arus menjadi lebih stabil sebelum diproses pada tahap konversi berikutnya. 

4. Inverter Mengubah DC Menjadi AC Frekuensi Tinggi

Tahap ini merupakan inti dari teknologi inverter. Arus DC diubah menjadi AC berfrekuensi tinggi melalui proses switching oleh komponen semikonduktor seperti IGBT atau MOSFET, sehingga transformator dapat dibuat lebih ringkas tanpa mengurangi kemampuan menghasilkan arus besar. 

5. Transformator Menyesuaikan Tegangan dan Arus

Arus AC berfrekuensi tinggi kemudian masuk ke transformator frekuensi tinggi (high-frequency transformer) untuk menurunkan tegangan dan menaikkan arus sesuai kebutuhan pengelasan. Penggunaan frekuensi tinggi memungkinkan transformator berukuran lebih kecil sehingga mesin las inverter menjadi lebih ringkas. 

6. Output Disearahkan Kembali Menjadi DC

Keluaran transformator masih berupa arus AC berfrekuensi tinggi sehingga perlu melewati output rectifier untuk diubah kembali menjadi arus DC. Selanjutnya, arus DC dialirkan ke holder elektroda agar dapat menghasilkan busur listrik untuk proses pengelasan. 

7. Sistem Kontrol Menjaga Arus Tetap Stabil

Mesin las inverter dilengkapi sistem kontrol elektronik yang memantau kondisi keluaran secara terus-menerus. Saat jarak elektroda atau beban pengelasan berubah, sistem akan menyesuaikan proses switching pada IGBT atau MOSFET agar arus tetap stabil selama proses pengelasan. 

Baca juga: Mesin Las Inverter: Pengertian, Fungsi, Kelebihan, dan Tips Memilihnya 

Mengapa Busur Las Mesin Inverter Lebih Stabil?

Picture by Canva.com

Busur las yang stabil menjadi salah satu faktor penting dalam menghasilkan sambungan las yang rapi dan konsisten. Pada mesin las inverter, kestabilan busur las didukung oleh beberapa teknologi yang bekerja selama proses pengelasan. 

Respon Pengaturan Arus Lebih Cepat

Komponen elektronik pada mesin las inverter mampu melakukan proses switching dalam waktu yang sangat singkat. Ketika kondisi busur berubah, sistem dapat segera menyesuaikan arus sehingga busur tidak mudah padam.

Tegangan Keluaran Lebih Konsisten

Kombinasi rectifier, kapasitor, dan sistem kontrol membantu menghasilkan tegangan keluaran yang lebih konsisten. Kondisi ini membuat proses peleburan logam berlangsung lebih merata dan mempermudah pengendalian kolam las (weld pool).

Penyesuaian Arus Lebih Presisi

Sebagian besar mesin las inverter memungkinkan pengguna mengatur arus pengelasan dengan tingkat presisi yang lebih baik. Pengaturan tersebut memudahkan penyesuaian arus sesuai jenis elektroda dan ketebalan material yang digunakan. 

Baca juga: Fungsi Mesin Las TIG dan Kegunaannya untuk Pengelasan Presisi

Faktor yang Memengaruhi Kinerja Mesin Las Inverter

Picture by Canva.com

Kinerja mesin las inverter tidak hanya ditentukan oleh sistem elektronik di dalamnya, tetapi juga dipengaruhi oleh beberapa faktor yang dapat memengaruhi performa selama proses pengelasan. 

Tegangan Listrik yang Tidak Stabil

Pasokan listrik yang terlalu rendah atau sering mengalami fluktuasi dapat mengurangi performa mesin las inverter. Akibatnya, proses konversi arus menjadi kurang optimal sehingga busur las tidak stabil dan hasil pengelasan dapat menurun. 

Kondisi Komponen Internal

Penumpukan debu, kelembapan, maupun sirkulasi udara yang buruk dapat meningkatkan suhu kerja komponen elektronik sehingga performa mesin berpotensi menurun. Jika dibiarkan, kondisi ini juga dapat mengganggu sistem pendinginan dan memengaruhi kestabilan arus selama proses pengelasan. 

Pengaturan Arus yang Kurang Sesuai

Arus pengelasan yang terlalu rendah atau terlalu tinggi dibandingkan ketebalan material dapat memengaruhi kualitas hasil las. Penyesuaian arus yang tepat membantu memperoleh penetrasi dan bentuk sambungan yang lebih baik.

Kesimpulan

Cara kerja mesin las inverter melibatkan serangkaian proses konversi arus listrik hingga menghasilkan busur las yang stabil untuk proses pengelasan. Memahami setiap tahap kerjanya dapat membantu kamu mengenal cara kerja mesin sekaligus menjaga performanya tetap optimal saat digunakan.

Temukan berbagai mesin las inverter dan perlengkapan las berkualitas di Fixcomart. Pilih produk yang sesuai dengan kebutuhanmu agar proses pengelasan lebih efisien dan hasilnya lebih maksimal.

Back to blog