3 Cara Cek Aki Motor Masih Bagus atau Tidak, Bisa dari HP?

3 Cara Cek Aki Motor Masih Bagus atau Tidak, Bisa dari HP?

Motor yang sulit dinyalakan belum tentu langsung menandakan aki harus diganti. Kamu perlu memeriksa kondisinya terlebih dahulu untuk mengetahui apakah daya aki memang sudah menurun atau terdapat masalah lain pada sistem kelistrikan. 

Pasalnya jika kondisinya mulai menurun, motor dapat menunjukkan beberapa gejala seperti starter yang melemah atau sistem kelistrikan yang tidak bekerja optimal. 

Sayangnya, penurunan performa aki terkadang baru disadari ketika motor mulai sulit dinyalakan. 

Maka dari itu, kamu perlu tahu cara cek aki motor lemah agar kondisi baterai bisa segera ditangani sebelum masalah bertambah parah, baik tanpa alat, dengan alat, maupun via HP.

Penyebab Umum Aki Motor Mulai Lemah

Aki motor yang mulai lemah tidak selalu disebabkan oleh usia pemakaian. Kondisinya juga dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut:

  • Aki Kurang Terawat: Kondisi aki yang jarang diperiksa dapat membuat penurunan tegangan tidak diketahui lebih awal. Jika tegangannya sudah turun, aki mungkin membutuhkan pengisian ulang agar tetap siap digunakan untuk menyalakan motor.
  • Beban Kelistrikan Terlalu Besar: Penambahan lampu atau perangkat elektronik dapat meningkatkan kebutuhan listrik motor. 
  • Sistem Pengisian Tidak Mencukupi: Kemampuan spool dan regulator dalam menghasilkan serta mengatur listrik juga berpengaruh terhadap proses pengisian aki.
  • Spesifikasi Aki Tidak Sesuai: Saat ganti aki, gunakan spesifikasi bawaan pabrikan sebagai acuan. Jika beralih ke tipe aki lain, perhatikan kemampuan Cold Cranking Ampere (CCA) agar tidak lebih rendah daripada kebutuhan motor.
  • Cara Pengisian Tidak Sesuai Jenis Aki: Gunakan charger dengan mode yang sesuai dengan jenis aki agar proses pengisian dilakukan dengan tepat.

Baca Juga: Penyebab Aki Kering Cepat Soak dan Cara Merawat Aki agar Awet

Cara Cek Aki Motor Masih Bagus atau Tidak dengan Mudah

Kondisi aki motor juga dapat diperiksa secara sederhana sebelum menggunakan alat ukur. Kamu bisa melihat gejala yang muncul saat motor digunakan atau mengukur pakai alat.

Mari bahas keduanya sebagai berikut:

Cara Cek Aki Motor Tanpa Alat

Cara Cek Aki Motor tanpa Alat | Picture by PrintisVanDerWijck123 (YouTube)

Kondisi aki motor diperiksa secara manual menggunakan sepotong kabel untuk melihat besar kecilnya percikan saat terminal aki diuji.

Percikan yang lebih besar dianggap menunjukkan tegangan atau daya aki yang masih tinggi, sedangkan percikan yang lebih kecil menunjukkan daya yang lebih rendah.

Namun, cara ini tidak disarankan untuk dipraktikkan sendiri. Menghubungkan terminal aki secara langsung menggunakan kabel dapat menimbulkan percikan dan risiko korsleting. Metode tersebut juga tidak dapat memberikan angka tegangan yang akurat.

Cara Cek Aki Motor dengan Multimeter

Untuk mendapatkan hasil yang lebih terukur, kamu dapat menggunakan multimeter. Cara ini lebih aman dan mudah. 

Pasalnya, kamu hanya tinggal menempelkan probe ke terminal yang benar. Adapun cara cek aki motor masih bagus atau tidak menggunakan multitester atau multimeter yaitu:

  1. Matikan mesin motor.

  2. Atur multimeter pada mode DC Voltage (DCV).

  3. Hubungkan probe merah ke terminal positif (+).

  4. Hubungkan probe hitam ke terminal negatif (-).

  5. Perhatikan angka tegangan yang muncul.

  6. Bandingkan hasilnya dengan spesifikasi aki atau rekomendasi pabrikan.

Perlu diingat, tegangan bukan satu-satunya parameter untuk menentukan kesehatan aki. Jika ingin hasil yang lebih akurat, pemeriksaan dapat dilanjutkan menggunakan battery tester atau alat penguji aki.

Baca Juga: Perbedaan Aki Lemah dan Dinamo Starter yang Bermasalah

Apakah Bisa Cek Aki Motor Lewat HP?

Cek Aki Motor dari HP | Picture by Remora Indonesia (YouTube)

Bisa, tetapi HP tidak dapat mengecek aki motor secara langsung tanpa perangkat tambahan yang terhubung ke baterai.

Salah satu caranya adalah menggunakan battery monitor berbasis Bluetooth. Perangkat tersebut dipasang pada terminal positif dan negatif aki, kemudian data kondisi baterai dikirimkan ke aplikasi di HP.

Tergantung perangkat dan aplikasinya, beberapa informasi yang dapat dipantau antara lain:

  • Tegangan aki saat motor tidak digunakan.

  • Riwayat perubahan tegangan aki.

  • Peringatan ketika tegangan turun hingga batas tertentu.

  • Penurunan tegangan ketika motor distarter atau cranking test.

  • Tegangan ketika mesin hidup untuk membantu memantau sistem pengisian.

  • Riwayat kondisi aki dalam periode tertentu.

Cara ini cukup praktis apabila kamu ingin memantau kondisi aki secara berkala karena hasilnya dapat dilihat melalui HP.

Namun, akurasinya tetap bergantung pada kualitas dan spesifikasi perangkat battery monitor yang digunakan. Jadi, aplikasi HP saja tidak cukup untuk mengukur aki. 

Cek Aki Motor Lebih Akurat dengan Multimeter dari Fixcomart!

Untuk pemeriksaan awal, kamu bisa menggunakan multimeter digital untuk mengukur tegangan aki. 

Fixcomart menyediakan beberapa pilihan multimeter seperti Tekiro Digital Multimeter, Tekiro Digital Multimeter Compact, hingga Sanwa Multimeter Digital CD800A.

Jika ingin mengecek kondisi aki secara lebih menyeluruh, gunakan battery tester seperti AUTOOL AT-BT960 Battery System Tester yang dapat melakukan battery test, cranking test, charging test, load test, hingga pengukuran tegangan dan arus. 

Kenapa pilih Fixcomart? Kamu bisa mendapatkan voucher diskon 15% tanpa minimum pembelian untuk pesanan pertama selama dan gratis ongkir tanpa minimum pembelian.

Yuk, cek kondisi aki secara berkala sebelum memutuskan untuk mengecas atau menggantinya!

FAQ

Beberapa pertanyaan berikut dapat membantu kamu memahami cara pemeriksaan dan hasil tegangan aki motor dengan lebih mudah:

1. Bagaimana Cara Mengetahui Aki Motor Habis?

Aki motor yang kehilangan daya dapat menunjukkan gejala seperti starter elektrik yang semakin lemah, lampu meredup, klakson tidak terdengar seperti biasanya, atau motor sulit dinyalakan.

Namun, gejala tersebut belum cukup untuk memastikan kondisi aki. Gunakan multimeter untuk memeriksa tegangannya dan lanjutkan dengan battery tester jika ingin tahu kemampuan aki.

2. Bagaimana Cara Mengecek Aki Masih Bagus atau Tidak?

Kamu dapat melakukan pemeriksaan dengan mengukur tegangan aki pakai multimeter pada mode DC Voltage dengan probe merah di terminal positif dan probe hitam di terminal negatif.

Hasil pengukuran kemudian perlu dibandingkan dengan spesifikasi aki dan rekomendasi pabrikan.

3. Cara Cek Aki Motor Pakai Apa?

Alat yang paling mudah digunakan untuk mengecek tegangan aki motor adalah multimeter atau multitester. Alat tersebut dapat menunjukkan besarnya tegangan pada terminal aki dalam satuan volt. Jika ingin pemeriksaan lebih lengkap, kamu dapat menggunakan battery tester..

4. Tegangan Aki 12,4 Volt Apakah Normal?

Tegangan 12,4 volt belum tentu menunjukkan aki rusak. Jika angka tersebut didapat ketika mesin mati dan aki dalam kondisi istirahat, maka artinya aki masih memiliki daya.

Namun jika tegangan sekitar 12,4 volt terbaca ketika mesin sudah hidup, sebaiknya periksa sistem pengisian, karena bisa pertanda pengisian aki yang kurang optimal.

Back to blog