5 Cara Cek Aki Mobil Masih Bagus atau Tidak, Bisa Tanpa Alat!
Share
Aki yang mulai lemah bisa membuat mobil sulit dinyalakan. Karena itu, penting mengetahui cara cek aki masih bagus atau tidak sebelum kendaraan tiba-tiba mogok atau tidak bisa distarter.
Pengecekan kondisi aki dapat dilakukan dengan melihat beberapa tanda pada kendaraan tanpa alat.
Jika ingin mengetahui kondisinya dengan lebih akurat, kamu bisa menggunakan multimeter atau battery tester untuk mengukur tegangan aki. Berikut cara cek aki mobil yang bisa kamu lakukan!
Cara Cek Aki Mobil Masih Bagus atau Tidak
Pemeriksaan awal dapat dilakukan tanpa alat dengan memperhatikan respons kendaraan, selanjutnya bisa dilakukan pengukuran dengan multimeter.
Adapun caranya yaitu:
Cara Cek Aki Mobil Tanpa Alat
Jika tidak memiliki alat ukur, Anda bisa melakukan pemeriksaan awal dengan memperhatikan beberapa kondisi berikut.
1. Perhatikan Saat Mobil Distarter
Jika starter terasa berat atau seperti mengalami jeda sebelum mesin menyala, kondisi tersebut dapat menjadi tanda aki mulai lemah.
Namun, starter yang bermasalah tidak selalu disebabkan oleh aki, bisa jadi karena komponen lain pada sistem starter dan kelistrikan.
2. Cek Indikator Aki di Dashboard
Setelah mesin menyala, cek lampu indikator aki pada dashboard. Jika indikator aki tetap menyala setelah mesin hidup, itu pertanda masalahnya ada pada sistem kelistrikan kendaraan. Jadi, jangan langsung menyimpulkan bahwa aki pasti rusak.
3. Periksa Bunyi Klakson
Coba bunyikan klakson dan bandingkan dengan kondisi biasanya. Jika suara klakson terdengar lebih lemah atau bahkan tidak berbunyi, ada kemungkinan daya aki sedang rendah.
4. Periksa Indikator Kondisi Aki
Beberapa aki, khususnya jenis maintenance-free, memiliki indikator kondisi atau battery indicator yang dapat dilihat dari bagian atas aki.
Warna indikator dapat memberi petunjuk mengenai kondisi aki. Namun, arti setiap warna dapat berbeda berdasarkan merek dan tipe aki. Jadi gunakan keterangan pada aki untuk acuan.
Baca Juga: Penyebab Aki Kering Cepat Soak dan Cara Merawat Aki agar Awet
Cara Cek Aki Mobil Pakai Multimeter
Jika ingin mengetahui kondisi aki dengan angka yang lebih jelas, gunakan multimeter. Berikut cara mengukur tegangan aki mobil:
-
Pastikan mesin mobil dalam kondisi mati.
-
Nyalakan multimeter dan pilih mode DC Voltage (DCV).
-
Pilih rentang pengukuran yang sesuai dengan aki 12 V.

Posisi Pemasangan Probe | Picture by Alim Suzuki (YouTube)
-
Tempelkan probe merah pada terminal positif (+) dan probe hitam pada terminal negatif (-).

Cek Angka yang Muncul | Picture by Alim Suzuki (YouTube)
-
Perhatikan angka yang muncul pada layar. Catat hasil pengukurannya.
Sebagai gambaran, aki 12 V yang berada dalam kondisi baik dan telah beristirahat umumnya berada di sekitar 12,6–12,8 V. Jika hasil pengukuran jauh lebih rendah, kondisi aki perlu diperiksa lebih lanjut.
Baca Juga: Perbedaan Aki Lemah dan Dinamo Starter yang Bermasalah
Belum Punya Multimeter? Beli di Fixcomart Dapat Diskon!
Pengecekan tanpa alat bisa membantu mengetahui tanda awal aki mulai lemah. Namun, kamu tidak bisa tahu pasti angka tegangan aki.
Dengan multimeter, kamu dapat langsung melihat tegangan aki sehingga pemeriksaan menjadi lebih terukur.
Kalau belum punya, kamu bisa mendapatkannya di Fixcomart. Saat ini ada banyak pilihan multimeter yang sedang banting harga.
Kamu bisa mendapatkan multimeter berkualitas dengan merek seperti Tekiro dan Sanwa dengan potongan diskon menggunakan voucher pembelian pertama.
Daripada mengambil risiko mengecek aki tanpa alat, lebih baik manfaatkan voucher diskon untuk dapatkan multimeter dengan harga yang lebih murah!
FAQ
Terdapat beberapa pertanyaan yang sering muncul yang mungkin kamu juga ingin tahu jawabannya. Mari simak di bawah ini:
1. Apa ciri-ciri aki mobil lemah?
Ciri aki mobil mulai lemah antara lain starter terasa berat atau lambat, klakson melemah, lampu redup, atau mobil sulit dinyalakan. Lampu indikator aki yang tetap menyala setelah mesin hidup juga perlu diperiksa lebih lanjut.
2. Apa saja tanda-tanda aki mobil harus diganti?
Aki perlu diperiksa atau dipertimbangkan untuk diganti jika sering tekor, tidak mampu mempertahankan tegangan, kendaraan sulit distarter, atau aki mengalami kerusakan fisik seperti menggembung, retak, dan bocor.
3. Mengecek aki mobil pakai apa?
Kamu bisa mengecek aki mobil menggunakan multimeter, avometer, atau battery tester. Pemeriksaan tanpa alat juga dapat dilakukan dengan melihat respons starter, indikator dashboard, bunyi klakson, dan kondisi fisik aki.
4. Aki lemah di angka berapa?
Untuk aki 12 V, tegangan sekitar 12,6–12,8 V dalam kondisi istirahat umumnya menunjukkan kondisi tegangan yang baik. Jika hasil pengukuran jauh lebih rendah, aki perlu diperiksa lebih lanjut.















