Mobil Boros Bensin? Cek Penyebab dan Solusinya agar Lebih Irit!
Share
Baru beberapa hari isi bensin, tapi indikator sudah turun lagi? Kondisi seperti ini sering bikin orang langsung curiga mesin bermasalah.
Padahal, mobil yang terasa boros belum tentu benar-benar mengalami kerusakan. Karena itu, jangan mulai dari mengganti komponen.
Buktikan dulu mobil memang lebih boros dari biasanya. Setelah itu, cek penyebabnya dari yang paling sederhana!
Apakah Mobil Kamu Benar-Benar Boros Bensin?

Ilustrasi Mobil dengan Bensin Habis
Jangan hanya melihat jarum indikator BBM. Posisi jarum tidak selalu menunjukkan konsumsi secara presisi.ย
Cara yang lebih berguna adalah menghitung pemakaian berdasarkan jarak tempuh. Coba kamu isi bensin hingga titik yang sama.
Setelah itu, reset trip meter atau catat odometer. Gunakan mobil seperti biasa. Saat mengisi kembali, catat jumlah liter yang masuk.
Gunakan rumus:
Konsumsi BBM = jarak tempuh รท jumlah bensin yang digunakan
Misalnya mobil menempuh 300 km dengan 30 liter bensin. Berarti konsumsi rata-ratanya sekitar 10 km/liter.
Ulangi lebih dari satu kali agar hasilnya lebih mewakili pemakaian sehari-hari. Kalau angka konsumsi memang turun dibanding biasanya, baru lanjut cari penyebabnya.
Cara Cek Penyebab Mobil Boros Bensin

Ilustrasi Pengisian Bensin Mobil
Tidak perlu langsung membuka mesin. Mulai dari bagian yang mudah diperiksa. Selain lebih cepat, langkah ini bisa menghindari penggantian komponen yang sebenarnya masih normal:
1. Cek Tekanan Ban Lebih Dulu

Cek Pakai Pressure Gauge | Picture by Wikipedia
Ban yang kekurangan angin akan menambah rolling resistance. Mesin akhirnya membutuhkan tenaga lebih besar agar mobil bergerak. Gunakan pressure gauge untuk cek tekanannya.
2. Beban Kendaraan Terlalu Berat
Semakin berat beban kendaraan, semakin besar tenaga yang dibutuhkan untuk bergerak. Keluarkan barang berat yang tidak diperlukan dari bagasi.
3. Perhatikan Pola Perjalanan
Stop-and-go cenderung membuat konsumsi meningkat. Mesin belum tentu sempat mencapai kondisi kerja yang efisien sebelum perjalanan selesai.
Jadi, kalau perjalanan sehari-hari sangat pendek, jangan langsung menyimpulkan ada kerusakan. Bandingkan dengan konsumsi saat perjalanan lebih panjang.
Baca Juga: 7 Penyebab Mobil Susah Distarter yang Sering Diabaikan
4. Busi atau Sistem Pengapian Bermasalah
Busi dan sistem pengapian yang tidak bekerja optimal dapat mengganggu proses pembakaran. Gejalanya bisa berupa tenaga menurun, mesin pincang, atau konsumsi BBM meningkat.
5. Mesin Terasa Kasar atau Pincang
Jika konsumsi BBM meningkat dan mesin terasa bergetar atau pincang, proses pembakaran perlu diperiksa.
Busi dapat menjadi salah satu komponen awal yang diperhatikan. Namun, jangan langsung mengganti busi karena masalahnya bisa juga karena bagian sistem pengapian.
6. Filter Udara atau Sensor Mesin Bermasalah
Filter udara yang kotor dapat menghambat aliran udara, sementara sensor yang bermasalah dapat memengaruhi pengaturan kerja mesin. Jika check engine menyala, baca fault code untuk menentukan bagian yang perlu diperiksa.
7. Rem Seret atau Oli Tidak Sesuai
Rem yang seret dapat menambah hambatan saat mobil bergerak, sedangkan oli yang tidak sesuai dapat memengaruhi kerja mesin. Gunakan oli sesuai rekomendasi dan periksa sistem rem jika mobil terasa tertahan.
Hal yang Bisa Dilakukan agar Bensin Lebih Irit

Ilustrasi Mekanik Memperbaiki Mesin Mobil
Setelah penyebab utama disingkirkan, kebiasaan sehari-hari juga perlu diperhatikan karena bisa ikut memengaruhi konsumsi bahan bakar.
1. Jaga Tekanan Ban
Cek tekanan ban secara berkala dan jangan menunggu sampai ban terlihat kempis. Pressure gauge membantu pengecekan menjadi lebih konsisten sehingga tekanan ban bisa disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan.
2. Hindari Akselerasi Mendadak
Menginjak gas terlalu dalam membuat kebutuhan tenaga meningkat dengan cepat, terlebih jika setelahnya diikuti pengereman keras. Gunakan akselerasi yang lebih halus agar momentum kendaraan tidak banyak terbuang.
3. Jangan Biarkan Mobil Membawa Beban Tidak Perlu
Barang berat yang terus dibiarkan di bagasi tetap menjadi beban tambahan bagi mesin. Keluarkan barang yang tidak dibutuhkan, tetapi tetap simpan perlengkapan darurat yang memang penting untuk perjalanan.
4. Gunakan Oli Sesuai Rekomendasi
Oli yang lebih kental belum tentu lebih baik untuk mesin. Gunakan spesifikasi dan viskositas sesuai rekomendasi pabrikan, serta jangan menggantinya hanya karena mobil sudah berumur.
5. Jangan Abaikan Servis Berkala
Perawatan rutin membantu menemukan perubahan kondisi kendaraan sebelum masalah berkembang lebih jauh.ย
Busi bisa diperiksa sesuai interval servis, sementara sistem injeksi juga perlu diperhatikan jika performa atau konsumsi mulai berubah.
Baca Juga: Kenali 5 Tanda Mobil Harus Servis Sebelum Terlambat
Cek Penyebab Mobil Boros Bensin Pakai Alat yang Tepat!
Masalah boros bensin sering membuat orang langsung berpikir soal biaya bengkel. Padahal, kamu bisa melakukan pengecekan dasar sebelum masuk ke pemeriksaan yang lebih kompleks.
Gunakan Tekiro Pressure Gauge untuk mengecek tekanan ban, sedangkan untuk pemeriksaan busi, bisa pakai ATS Socket Set.

TEKIRO Alat Ukur Tekanan
Kalau check engine menyala, ThinkCar T77 dapat membantu diagnosis pada kendaraan.ย Alat-alat tersebut juga bisa digunakan kembali ketika kendaraan menyimpan fault code.
Kamu bisa mendapatkan alat-alat tersebut di FIXCOMART yang mana harganya lebih murah, apalagi jika menggunakan voucher diskon pembelian pertama.
FAQ
1. Apa ciri mobil boros bensin?
Ciri paling jelas adalah jarak tempuh per liter menurun dibanding biasanya. Frekuensi isi bensin juga bisa meningkat meskipun pola penggunaan kendaraan tidak banyak berubah.
2. Apakah tekanan ban membuat bensin boros?
Bisa. Tekanan ban yang kurang meningkatkan rolling resistance sehingga mesin membutuhkan tenaga lebih besar untuk menggerakkan kendaraan.
3. Kenapa mobil injeksi tiba-tiba boros?
Masalah bisa berkaitan dengan sistem injeksi, pembakaran, atau komponen elektronik mesin. Kalau check engine menyala, baca fault code terlebih dahulu sebelum mengganti komponen.
4. Apa penyebab bensin boros pada motor matic?
Tekanan ban, pola berkendara, dan kondisi stop-and-go dapat memengaruhi konsumsi. Kondisi mesin juga perlu diperiksa jika perubahan terjadi secara mendadak.
5. Apa yang pertama kali harus dicek saat mobil boros?
Pastikan dulu konsumsi memang menurun dibanding kondisi normal sebelumnya. Setelah itu, mulai dari tekanan ban sebelum masuk ke pemeriksaan mesin.ย
ย















