Whatsapp
Hubungi Kami (021) 2607-1922 / +628-1717-1922 / +628-1717-18-1922
Cara Mendiagnosis Mobil Anda Mengalami Overheat

Cara Mendiagnosis Mobil Anda Mengalami Overheat

08 Dec 2018
perkakas-dan-otomotif

Illustrasi gambar mobil mogok

Overheating merupakan kondisi dimana mesin mobil mencapai temperatur yang cukup tinggi sehingga menyebabkan masalah misalnya saja mobil yang mati secara tiba-tiba. Biasanya overheating ini dapat terjadi ketika sebuah mobil melakukan perjalanan yang cukup jauh, sehingga menyebabkan mobil panas dan mati mendadak. Sebagian besar orang mungkin menganggap kondisi ini hal yang biasa saja, namun jika dibiarkan terus menerus tentu berakibat fatal pada mesin kendaraan anda. Untuk itu, tentunya anda harus memahami ciri-ciri mobil overheating
berikut beberapa cara untuk mendiagnosis mobil yang mengalami overheating.

1. Masalah pendinginan

Illustrasi Gambar Pendingin Mesin

Sistem pendingin bukan hanya ada pada kabin seperti AC, sebaliknya pada bagian mesin ini terdapat radiator. Biasanya, mesin overheat bisa disebabkan pada bagian radiator.

Hal yang paling sering terjadi pada bagian radiator ini yakni adanya kebocoran, pada bagian selang.

Tak hanya kebocoran, masalah lain yang kerap terjadi yaitu selang tersumbat atau berkerak, ditambah kondisi cuaca di luar cukup panas.

Selang tersumbat juga memang paling sering terjadi, alhasil kotoran menumpuk sehingga menahan aliran cairan yang sedang berkerja.

Satu lagi yang kerap membuat mesin cepat panas yaitu, jenis pelumas mesin yang tak sesuai, sehingga gesekan logam pada mesin lebih cepat menciptakan panas berlebihan.  Karena itu, ada baiknya berkonsultasi untuk pelumas penggunaan jenis mesin.

2. Penggunaan Coolant

Illustrasi Menuangkan Cairan kedalam Mesin Coolant

Dalam skenario lain, ada kemungkinan ada bagian yang rusak dalam sistem pendingin. Sebagai contoh, pompa air yang rusak akan menyebabkan aliran pendingin di seluruh mesin untuk berhenti atau termostat yang buruk menghentikan semua aliran pendingin di seluruh sistem pendingin.

Radiator adalah komponen penting lain dari sistem pendinginan engine. Sementara kebocoran dan sumbat dapat berkontribusi pada masalah Anda, kipas yang rusak adalah penyakit yang lebih umum. Penggemar sering aktif saat duduk di lalu lintas untuk mensimulasikan rangsangan udara. Jika kipas itu gagal, Anda akan melihat suhu mulai naik saat duduk di lalu lintas atau mengemudi di lingkungan yang sangat panas.

Temperatur yang ekstrim itu bisa menyebabkan mobil terlalu panas dengan sendirinya. Meskipun sebagian besar mobil dirancang untuk bertahan di lokasi tersebut, usia dapat menyebabkan sistem pendingin bekerja kurang dari kekuatan ideal.

3. Ketika Suhu Meningkat

Illustrasi Gambar AC dalam Mobil

Jika Anda melihat alat pengukur berwarna merah pada odometer, maka ada baiknya matikan sistem pendingin ruangan  atau air conditioner (AC). Sebaliknya, arahkan pengatur AC ke bagian panas. Meski ini bukan cara yang nyaman, namun langkah ini dipercaya dapat mengurangi kinerja mesin.

Jika melihat temperatur meningkat, maka ada baiknya mengarahkan mobil keluar jalur, kemudian matikan mesin mobil lalu buka kap mesin.

Meski begitu perlu dicatat, Anda jangan sekali-kali langsung membuka tutup radiator.  Sebab, di saat bersamaan air yang ada diradiator dalam kondisi mendidih dengan tekanan ekstrim.

Jika Anda membuka tutup radiator, maka cairan akan muncrat sehingga berisiko mengalami luka bakar yang berbahaya apabila terkena kulit.

 

Sumber (Poppular Mechanics )


Dapatkan Penawaran Terbaik dari Kami