Whatsapp
Hubungi Kami (021) 2607-1922 / +628-1717-1922 / +628-1717-18-1922
Kelebihan dan Kekurangan Bata Merah dan Bata Putih. Mana yang bagus?

Kelebihan dan Kekurangan Bata Merah dan Bata Putih. Mana yang bagus?

15 Jun 2021
perkakas-dan-otomotif

Fixcomart - Sekarang membangun rumah tapak, ada banyak sekali pilihan material yang bisa digunakan. Pilihan material ini beragam, mulai dari harga, design, tekstur dan lainnya. Untuk membangun tembok atau dinding, orang Indonesia biasanya memilih batu bata baik bata merah atau putih.

Pilihan menggunakan material kayu sebagai dinding tidak lazim lantaran Indonesia merupakan daerah dengan kelembapan yang tinggi. Masyarakat Indonesia mengenal bata merah sebagai batu bata, sementara sebutan lain untuk batu putih adalah bata ringan atau sering disebut dengan hebel.

Mengetahui Jenis Bata Merah

Batu merah menjadi material bangunan untuk membangun dinding yang paling umum di Indonesia. Rata – rata rumah di Indonesia memakai bata merah lantaran material ini sangat mudah ditemukan di toko bangunan.

Bata merah terbuat dari tanah liat yang sudah melalui proses pembakaran dengan suhu yang tinggi. Biasanya bata merah diproduksi secara tradisional dengan menggunakan tangan alias bukan mesin. Setelah kering dan mengeras, batu bata akan berbentuk balok persegi panjang besar dan ketebalannya bervariasi.

Rumah kakek nenek kita dulu biasanya menggunakan bata merah untuk material bangunan rumahnya. Meski begitu, bata merah juga mempunyai kelebihan dan kekurangannya yang bisa menjadi pertimbangan saat memilih material ini.

Kelebihan batu merah

Bata merah mempunyai ukuran yang kecil sehingga mudah dalam pengiriman dari toko ke rumah. Orang bisa dengan mudah mengangkat satu buah bata merah, sementara tukang bangunan mudah dalam menyusunnya.

Biasanya tukang bangunan sudah memahami untuk menyusun bata merah menjadi dinding yang kokoh. Untuk menyusun batu  merah menjadi dinding yang kokoh dan harga yang dijual untuk bata merah ini cukup terjangkau.

Kekurangan bata merah

Saat menyusun dan merekatkan bata merah memang mudah, walaupun membutuhkan waktu yang lama lantaran bentuknya yang kecil. Tukang bangunan membutuhkan waktu yang lama saat mengerjakannyaa jika menginginkan penyelesaian akhir yang bagus.

Selain itu, saat merekatkan bata merah memerlukan pasir dan semen dalam jumlah banyak. Belum lagi ketika penyelesaian akhir yang halus. Pengerjaan dinding ini menghabiskan semen dan pasir yang banyak sehingga pengeluaran juga bisa membesar.

 

Mengetahui Jenis Bata Putih

 Bata putih atau bata ringa nadalah alternative lain untuk dinding rumah. Selain itu, ada juga batako. Namun, batako yang murah memang bukan menjadi pilihan terbaik untuk dinding rumah lantaran banyak memiliki kekurangan.

Bata ringan atau hebel merupakan material yang diproduksi dengan memanfaatkan mesin bukan tangan. Permukaan hebel lebih rata jika dibandingkan dengan bata merah atau bahkan batako sehingga lebih cepat saat penyelesaian menghaluskan dinding.

Hebel atau batu putih terbuat dari campuran material seperti semen, kapur, pasir kuarsa, alumunium, gypsum dan air.

Kelebihan Bata Putih

Bata putih ini mempunyai ukuran yang sama dan juga ukuran lebih besar sehingga memudahkan dalam menyusun. Lantaran bentuknya yang halus, maka dalam penyelesaian akhir dinding juga lebih rata dan rapi.

Untuk merekatkan bata ringan atau hebel ini tidak membutuhkan material perekat dalam jumlah banyak. Hal ini tentu berdampak pada proses pengerjaan yang bisa lebih cepat dan juga bisa menghemat anggaran.

Selain itu, ada sejumlah keunggulan bata ringan lainnya yaitu tahan air, bisa meredam suara dan tahan lama.

Kekurangan Bata Putih

Soal harga, material bata ringan ini memang lebih mahal jika dibandingkan dengan bata merah atau batako. Namun, kualitasnya tentu sebanding dengan pemangkasan waktu penyelesaian dan juga penghematan biaya bangunan.

Untuk lem / semen yang digunakan untuk bata putih ini berbeda dengan bata merah, karena membutuhkan semen khusus untuk membuat bata putih menjadi rekat


Dapatkan Penawaran Terbaik dari Kami