Whatsapp
Hubungi Kami (021) 2607-1922 / +628-1717-1922 / +628-1717-18-1922
Sejarah Penemu Lampu Pertama di Dunia

Sejarah Penemu Lampu Pertama di Dunia

19 Apr 2021
Perkakas-otomotif

Fixcomart – Dari zaman dahulu, manusia pasti membutuhkan yang namanya cahaya, karena untuk memberikan penerangan terhadap aktivitas sehari-hari. Perkembangan zaman yang semakin maju membuat penerangan yang berasal dari cahaya juga semakin maju. Penerangan cahaya yang alami berasal dari matahari, sedangkan penerangan cahaya buatan biasanya digunakan pada malam hari.

Penerangan cahaya buatan pada mulanya hanya berasal dari api saja, tetapi seiring dengan energi listrik yang terus berkembang, maka penerangan cahaya pada malam hari juga berkembang. Penerangan cahaya di malam hari biasanya berasal dari lampu.

Meskipun, saat ini lampu lebih sering digunakan oleh banyak orang di beberapa wilayah, tetapi terkadang sebagian orang masih menggunakan api sebagai sumber penerangan. Biasanya di zaman modern, penerangan dengan api dilakukan pada saat “mati lampu”, tidak adanya cahaya pada saat “mati lampu” membuat aktivitas terganggu. Bahkan, ketika “mati lampu” tak jarang kita akan tertabrak suatu benda ketika berjalan di dalam suatu ruangan. Baik cahaya yang berasal dari lampu atau yang berasal dari api, hingga saat ini masih dibutuhkan oleh manusia.

Siapa Penemu Lampu?

Thomas Alva Edison lahir pada tanggal 11 Februari 1847 di Milan, Ohio, America Serikat. Dia merupakan anak bungsu dari tujuh bersaudara.

Dia bersekolah hanya beberapa saat saja, karena dianggap sebagai murid yang tidak bisa mengikuti pelajaran dan tidak berbakat. Hal ini dikarenakan Edison memiliki sedikit gangguan pada pendengaran.

Akhirnya sang ibu menarik dia dari sekolah dah diajari ibunya melalui School of Natural Philosopy karya RG Parker dan The Cooper Union for the Advancement of Science and Art.

Baca Juga : Sejarah Penemu Dongkrak Pertama

Di usia 11 tahun, Edison belajar secara otodidak untuk memenuhi rasa keingintahuannya. Pada tahun 1854, keluarga besar Edison harus pindah ke Port Huron, Michigan dan membuat sang ayah kehilangan pekerjaannya.

Edison kemudian bekerja sebagai penjual koran di usianya masih remaja ( 12 Tahun ) di jalur kereta Port Huron menuju Detroit. Dia pun menjadi operator telegraf setelah menyelamatkan anak berumur 3 tahun Jimmie Mackenzie karena terjebak rel kereta.

Merasa anaknya sudah diselamatkan oleh Edison, ayah Jimmie kemudian mengajari Edison menjadi operator. Tugas pertamanya berada di jalur Grand Trunk, Stratford Junction.

Menlo Park Tempat Bersejarah

Edison merupakan orang pintar, tetapi lemah dalam mengatur keuangannya. Dia menikahi Mary Stilwell yang pada saat itu masih berusia 16 thn pada 1871.

Istrinya Mary Stilwell juga tidak bisa mengatur keuangan dengan baik. Akhirnya mereka berdua mengalami kesulitan keuangan. Edison kemudian mengajak ayahnya untuk membangun laboratorium 2 setengah lantai dan took mesin di lingkungan Menlo Park, New Jersey.

Disana Edison dibantu oleh 2 orang lainnya, yaitu Charles Barchelor dan juru gambar. Dia juga dipercaya sebaga “telinga” Edison. Kemudian Adan John Kruesi merupakan ahli mesin kelahiran Swiss.

Fonograf Thomas Alva Edison

Di Western Union meminta Edison untuk mengembangkan alat komunikasi yang bisa menyaingi telepon penemuan Alexander Graham Bell. Namun dia menolaknya.

Meski begitu pada tahun 1877 Edison menciptakan Fonograf yang mampu memainkan dan menyimpan suara. Sebuah mesin yang akan menyalin sinyal yang diterima kedalam alat dalam bentuk suara manusia.

Setelah menggunakan kertas paraffin sebagai penyimpanan sekaligus mengeluarkan suara pada fonograf akibat suara yang tersimpan, Edison kemudian meluncurkan fonograf kertas timah.

Pada akhirnya Edison dijuluki Wizard of Menlo Park di dunia.

Lampu Pijar Pertama Thomas Alva Edison

Pada tahun 1878, Edison mulai mengembangkan sistem penerangan listrik, yang diharapkan bisa menyaingi lampu tradisional dari minyak tanah.

Penemuan lampu pijar menjadi sorotan perhatian. Beberapa ilmuwan sudah ada yang lebih dulu mengembangkan lampu pijar, namun tetap ada kekurangannya. Selain itu biaya produksi yang mahal menjadi hambatan.

Setelah melakukan banyak percobaan, Edison mulai focus pada bahan pijar dari filament karbon dan sukses pada tes pertama tanggal 22 Oktober 1879.

Lampu tersebut mampu bertahan selama 13,5 jam. Edison terus menyempurnakan lampunya dan pada tanggal 4 November 1879 mendaftarkan hak patennya atas lampu pijar.

Seiring berjalannya waktu, Edison dan timnya menemukan bahan yang lebih bagus, yaitu karbon bamboo yang mampu membuat lampu bertahan hinggal 1200 jam.

Pada bulan Januari 1880, dia mendirikan perusahaan yang bisa mendistribusikan listrik untuk kebutuhan harian menyinari kota.

Tahun 1881,  Edison meninggalkan Menlo Park untuk mendirikan beberapa gardu maupun kabel listrik. Tahun 1882 stasiun gardu Pearl Street menyediakan 110 volt listrik untuk mencukupi 59 pelanggan di kawasan Manhattan.

Meninggalnya Sang Penemu

Edison meninggal dunia pada 18 Oktober 1931 pada usianya yang menginjak 84 tahun karena sakit diabetes. Dihari kematiannya komunitas dan perusahaannya mematikan lampu dan listrik sebagai bentuk penghormatan terakhir sebagai penemu besar.


Dapatkan Penawaran Terbaik dari Kami